IFORMASI A1

SEMBAKOHarga per Kg
Telor Ayam Horn17.500 - 18.500
Beras Strobery10.250 - 10.500
Gula Pasir Baru12.500 - 13.000
Gula Pasir Mantu11.500 - 12.000


JUDUL CERITARangking
Kawin Paksa : Malu Tapi Mau
Cerita Cinta : Malu Tapi Mau
Cerita Malam Pertama
Cerita Lucu Brewokan


KICAU MANIARangking
Download CD Master


Home » , , , » Cerita - Siti Fatimah Cewek Yang Cantik

Cerita - Siti Fatimah Cewek Yang Cantik

Setiap liburan semester aku paling suka untuk main ke rumah kakek yang masih di desa dan penuh dengan sawah yang masih sangat luas yang dikelilingi bukit yang masih dipenuhi dengan pohon-pohon besar. “Anton…………..tolong antar makan dan minum kakek ke sawah ya………….” Suruh nenek padaku. “Ya…….nek nanti…….aku mau mandi dulu……….” Jawab aku sambil menuju kamar mandi ………..sambil bersiul-siul menyanyikan lagu……….kesenanganku dari group band D’masiv.

Selesai mandi ganti baju makan pagi dulu……………lalu aku tanya nenek “ Mana nek makanan yang mau di kirim untuk kakek………..” jawab nenek masih sambil mengupas pisang…….”Itu ada di meja dapur……..sudah aku beri rantang tinggal bawa aja………”. Aku menuju ke dapur untuk mengambil rantang dan langsung menuju ke persawahan milik kakek yang cukup lumayan jauh dari perkampungan………….walau lumayan jauh tapi aku senang…..karena memang sudah jenuh dengan bisingnya suara deru kendaraan yang tak penah berhenti di kota besar seperti Jakarta tempat orang tua aku berada. Sambil menyusuri pematang persawahan yang hijau ………dan melambai-lambai……….aku bersiul-siul senang dan menikmati udara yang segar serta pemandangan yang masih serba hijau…..”sungguh daerah yang bagus…………..persawahan yang di kelilingi bukit yang masih dipenuhi pohon-pohon besar………….disana-sini……..” pikir aku sambil melihat ke sana kemari tanpa henti………apalagi di bagian lembah yang selatan terdapat air terjun yang cukup tinggi…….yang sudah bisa aku lihat dari dekat persawahan kakek. Dari jauh aku udah panggil kakek yang masih mencangkul di tengah persawahan..”Kek………………hay………………..sambil melambaikan tangan………aku bawakan makan nih……….”. “Hay……………ant kakek menyambut aku dengan senangnya karena memang aku jarang main ke desa…….makanannya di taruh di gubug (rumah kecil di sawah)…..”. Aku sambil agak berlari-lari kecil menuju gubug milik kakek yang benar-benar nyaman untuk berteduh dari terik matahari maupun hujan dan bisa juga untuk tiduran karena memang dibuat cukup tinggi dari tanah. Kakek mulai menuju ke gubug tempat aku berada untuk makan siang,………ternyata kakek belok arah untuk cuci kaki dan tangan dulu………belum sampai gubug aku udah menghampiri untuk cium tangan dan mulai membukakan kakek makan dan minum yang sudah aku bawa dari rumah dan kakek mulai makan…..dengan lahapnya dengan hanya memakai lauk yang hanya sederhana “ Tempe goreng & tahu goreng” serta sedikit sayur gori yang aku lihat di beri tulang sapi (he……..kenapa aku bilang tulang sapi)…….karena biasanya karena orang jawa di namakan tetelan (tulang yang berdaging sangat sedikit) ha…………itu aja kakek sampai nambah beberapa kali …..aku ambilkan minum sesekali………

Setelah melayani makan kakek aku ijin “ Kek……..aku mau jajalan dulu ke air terjun sana ya……..”, “Ya………………ya…………..sana jalan-jalan kakek mau istirahat dulu…….habis makan kok kantuk….” jawab kakek aku sambil tiduran di gubugnya yang memang bersih dan nyaman. Aku mulai menyusuri pematang persawahan yang lumayan licin karena habis kakek beri tanah basah di atasnya…untuk menuju ke arah air terjun yang cukup mengoda………hampir 15 menit aku berjalan baru sampai dengan melalui hutan kecil di sekitar persawahan kakek. “Benar………benar masih asli dan bagus air terjun yang cukup tinggi ini dalam batin aku……….”. Di bawahnya terdapat danau kecil yang di sekitarnya terdapat batu-batu besar hitam yang bersih……….aku semakin penasaran untuk mendekati dan menikmatinya air yang masih bersih…….. Aku mulai mendekat dan melewati beberapa batu hitam besar tetapi belum sampai aku melewati batu terakhir……….aku mengurungkan niat aku karena di kejutkan cewek yang masih muda…..yang mandi di pinggir danau kecil di bawah air terjun…….agak sembunyi di belakang batu besar aku amati cewek itu…..aku agak tidak percaya dengan keadaan cewek yang ada didepan aku ini………..dengan rambut hitam lurus…….putih bersih………hidung mancung……..mata besar dengan bulu lentik dan hanya memakai jarit untuk menutupi bagian wanita yang sensitif………..aku pikir dan perhatikan cewek itu tak menyadari kedatangan aku…………….yang mungkin tak pernah dia bayangkan di tempat seperti ini ada orang yang mau jalan-jalan hanya untuk melihat air terjun…………..karena bagi orang desa pemandangan ini mereka temukan setiap hari…….kecuali kakek yang mencangkul di sawah untuk membersihkan tubuhnya yang penuh lumpur dan pastinya……..hanya dilakukan sore hari dan tak mungkin siang seperti aku ini………..

Cewek cantik itu mulai agak melepas jarit yang menutup tubuhnya sambil agak berjongkok masuk ke air……..degup jatung aku mulai hampir berhenti……..ketika dia memcunci jaritnya………sambil berjongkok di dalam air…….aku tutup mulut aku untuk tak bersuara karena nafas aku tersegal………dan jantung aku berdegup keras……….begitu putih….tubuhnya dan sedikit aku lihat dada yang putih bersih yang ditumbuhi dua buah yang cukup menonjol….. ….dengan tanpa ragu cewek cantik itu mulai mengambil sabun yang dia taruh di atas batu dan mulai digosokkan di semua bagian tubuhnya yang putih mulus….tengorokanku mulai terasa kering dan nafas bertambah terasa berat aku rasa……..ough…….terasa panas dingin tubuh ini………busyet…….mulus banget………….batinku Mata aku tanpa berkedip ketika cewek cantik itu mulai membersihkan tubuhnya yang ranum dan menatang…………..emh…………..tak tahan aku di buatnya ……..pingin aku lari menubruknya…tetapi aku tahan gejolak lelaki yang semakin berkobar di semua aliran darah………..betul-betul cantik dan putih mulus………..batin ku dalam hati. Beruntung banget seandainya aku bisa kenalan dan jadi pacarnya……… dia mulai duduk di batu dan tepat di hadapan tempat persembunyian…..dia mulai mengangkat salah satu kaki kecilnya yang putih mulus dan mulai membersihkan pakai batu……….ough…….my God………. aku hanya bisa menarik nafas dan terasa berat dan………….benar-benar aku tak tahan dibuatnya……………badan aku terasa panas dingin…….benar-benar sempurna cewek ini batin ku dalam hati………..

Dia mulai memakai lagi jarit yang tadi di cucinya dan mulai mencuci pakaian-pakaian dalam yang masih tersisa………….aku sedikit ragu untuk melangkah mendekati………..aku tunggu beberapa menit baru aku jalan melingkar agak jauh dari cewek cantik itu………..dan sedikit berdehem …………..ukh…..uhk…..cewek cantik tadi sedikit terkejut melihat kearah ku………aku pura-pura tak tahu ada dia dan mulai mencuci wajah aku yang memang cukup kepanasan dengan udara jam 10 wib……..aku mulai melihat dia sambil tersenyum manis…………..dan cewek itu agak ragu untuk tersenyum…….pada ku…….tetapi agak takut diapun membalas senyuman manis ku………”hay……………pagi……….pagi kok udah mandi dan cuci pakaian rajin amat………..” sapa aku sambil agak mendekat ke arah dia……….cewek itu dengan agak tersipu………menjawab “udah biasa den………kalau pagi gini saya memang cuci pakaian sekalian mandi…….” Cewek itu kelihatan malu sama aku karena sering menunduk terus……….dan sesekali membetulkan jarit yang di buat kemben (penutup tubuh dari atas payudara sampai ke bawah lutut) di tubuhnya. Aku dekati dan mengajaknya bersalaman……..”Nama ku Anton……….rumah aku di ujung persawahan sana…….” . “Nama aku Siti Fatimah den………” kata cewek itu sambil agak malu-malu dan tak berani menatap aku……….nggak usah panggil den....aku jadi nggak enak........panggil aja anton.........pinta ku pada Fatimah dia cuma tersenyum tak berani menatap ku........cantik banget waktu Fatimah tersenyum bantin aku dalam hati.............. Terus................rumah Fatimah mana..........kok sampai sini cuci dan mandinya tanya ku penuh selidik..............”rumah aku ada di bukit sebelah sana..........” kata Fatimah sambil menunjuk ke arah utara.............aku tak menyangka kalau disini ada cewek secantik kamu..........mau mandi di danau...............rayu aku .......dan Fatimah cuma tersenyum tersipu sedikit melihat aku..........”Aden.........eh....mas Anton pasti bukan orang sini kan.............soalnya aku tak pernah melihat sebelumnya...........” tanya Fatimah. ”Aku anak Jakarta tapi kakek nenek aku asli orang daerah sini...........” jawab aku sambil memperhatikan kecantikannya...........dia cuma mangut-mangut.........sambil masih sedikit malu waktu aku perhatikan terus matannya yang indah..............”pasti udah punya pacar ya..............? tanya aku penuh selidik...........”. ” Mas Anton pasti tak mau menjadi teman aku.........setelah aku beritahu........keadaan ku ” jawah Fatimah dengan agak menarik nafas...............”emangnya kenapa...............kan kita sama-sama makan nasi........” tanya aku sambil sedikit mengoda dia ........”ya bukan begitu........soalnya aku sebenarnya ........udah janda karena udah berumah tangga tetapi sudah........2 tahun yang lalu cerai.......” cerita Fatimah sambil melihat tajam pada ku..........walau agak sedikit kecewa.......”

Lha memangnya kenapa kalau janda memangnya tak bisa berteman........” tanya aku.............ya tak begitu biasanya orang kampung mencibir janda apalagi masih muda seperti saya jawab Fatimah sambil agak sendu.......... Gak apa...........khan masih ada aku..................aku mulai berani merayunya dan aku perhatikan di mulai bisa menerima ku...........karena dia mulai memainkan kakinya di air.............tak tahu bagaimana awalnya tahu..........tahu aku sudah memegang tangannya sambil terus mengamati kecantikan Fatimah yang membikin aku mabuk kepayang..................Fatimah berusaha melepaskan tangannya dari gegaman tangan ku.............tetapi aku mengambilnya kembali...”Kamu cantik................sempurna lagi.................” rayuku sambil berusaha semakin mendekatkan tubuhku ke arahnya..........awalnya Fatimah meronta dan meronta...........tetapi akhirnya Fatimah mau juga..........sambil duduk di atas batu dan kaki di air..........aku mulai meremas-remas kedua jari jemari tangannya yang halus mulus....................dan aku perhatikan Fatimah mulai ikut menikmati................ketika aku pandang matanya yang indah...............aku mulai nakal memandang matanya dengan sedikit nakal...............Fatimah menunduk malu dan mulai lagi memandang mataku dengan cinta di dalam matanya. Ku dekatkan wajahku menuju pipi Fatimah yang halus mulus itu.....berusaha untuk menciumnya.......ternyata dia diam dan terasa jari jemarinya di tanganku mulai terasa hangat dan wajahnya mulai terlihat memerah........beberapa saat kemudian dia melepaskan jari jemari tangannya yang halus dari gengaman tanganku dan berusaha mendorong aku. ”Anton.........aku nggak mau ah.......aku takut.........pokoknya aku nggak mau............., kalau kamu memang suka aku ayo mampir saja kerumah aku”. Karena aku terpana oleh kecantikan Fatimah, aku cuma menganggukkan kepala saja dan kami berdua mulai berjalan menyusuri jalan setapak menuju rumah Fatimah. Ketika berjalan sudah agak jauh sambil terus ber gandengan tangan aku tanya pada Fatimah, ”mana sih rumah kamu kok belum kelihatan................” tanya aku, ”Nanti sebentar lagi di belokkan pohon itu ada rumah.........lha itu rumah aku” sahut Fatimah.

Ketika sudah mulai melewati tikungan pohon besar terlihat rumah besar yang bagus...........dan Fatimah tersenyum manis kepadaku sambil menunjuk rumahnya dan berkata ” itu rumah aku mas.............”, tanpa berpikir yang aneh-aneh aku langsung masuk ke dalam rumah besar itu bersama Fatimah, cewek desa yang sangat cantik itu. ”Mas....aku buatkan minum dulu ya dan aku gorengkan pohong, kira-kira 10 menit berlalu Fatimah mulai kedepan ruang tamu sambil membawa minum dan pohong goreng. Aku tak menghiraukan apa yang sedang dia bawa tetapi mata aku mulai melihat kecantikan yang terpancar dari tubuh Fatimah................ehm benar-benar cewek yang sangat sempurna batinku dalam hati. ”Mas........kok dari tadi melihat aku seperti itu....ada apa sih.........” tanya Fatimah, aku cuma tersenyum dan berguman agak kenceng ”Benar-benar cantik banget.................”, Fatimah terlihat tersipu dan sedikit menundukkan wajahnya untuk menghindar dari tatapanku. Ketika Fatimah mau duduk di kursi depanku.........aku memberi isyarat padanya untuk mau duduk di sebelahku dengan malu-malu diapun menuju kursi di sebelahku. Aku mulai memegang jari jemarinya yang halus mulus dan langsung mencium pipinya yang putih bersih, aku mulai berani merangkul tubuhnya dan mendekapnya dengan erat dan mulai berani aku mengelus rambutnya yang hitam dan wangi, aku mulai meciumnya dan mengelusnya terus, kami berdua sudah mulai lupa dengan cinta kami yang membara.............

Bagun-bangun...........aku ternyata telanjang bulat dan..............celana dan pakaian ada di samping aku tidur di atas batu tertata rapi seperti telah disetrika.......dan Fatimah aku panggil....................panggil.................Fatimah.....................Fatimah...............tetapi tetap tak ada jawaban...............celana dan baju aku pakai dan mulai jalan untuk kembali ke tempat gubug kakek yang lumayan jauh.............sampai di gubug.............ternyata kakek udah menunggu aku untuk pulang...........”Ant..........kenapa lama................lihat air terjunnya.............sampai kakek selesai menyangkulnya.....................? ” tanya kakek terheran-heran melihat aku. Tadi waktu di air terjun aku ketemu cewek cantik kek..................namanya Siti Fatimah...........tapi panggilannya Fatimah.........dan aku dan dia asyik mengobrol.............sampai aku ketiduran.................tetapi setelah bangun....................Fatimah sudah tidak ada lagi......................” jawab aku. ”Tadi yang menemui kamu di air terjun itu yang nunggu danau.................” cerita kakek..................”Yang benar aja kek...........................masak Fatimah penunggu danau.............aku tadi melihat dengan 2 mata kepalaku sendiri.................” jawab ku meyakinkan kakek. ”Benar..........Ant........kalau penunggu danau menginginkan dan suka sama laki-laki yang ke danau itu maka dia akan memperlihatkan dirinya.....................”. Aku mulai sesak bernafas..........berkunang-kunang dan hilang semuanya..............................dan tahu-tahu udah ada di rumah kakek nenek yang sangat aku cintai.................
Cerita lucu


Brewokan
Di kira di mimik Janda
Juragan ayam dan tukang jamu
Istri ketagihan sex
Saropah dan nyonya
Nitip dong sayang
Senjata makan tuan
Maling bego
Gagal KB
Janda perawan
IQ Paijo melebihi BJ Habibie
Di hangatkan dulu
Anak dalam celana
Senjata makan tuan
Obat mujarab
Burung kaka tua

0 komentar:

Post a Comment

Paling Disuka

Translate