IFORMASI A1

SEMBAKOHarga per Kg
Telor Ayam Horn17.500 - 18.500
Beras Strobery10.250 - 10.500
Gula Pasir Baru12.500 - 13.000
Gula Pasir Mantu11.500 - 12.000


JUDUL CERITARangking
Kawin Paksa : Malu Tapi Mau
Cerita Cinta : Malu Tapi Mau
Cerita Malam Pertama
Cerita Lucu Brewokan


KICAU MANIARangking
Download CD Master


Kumpulan Foto Cewek Cantik Indonesia

Kumpulan cewek cantik Indonesia yang bikin semua jomblo pasti kier kier, soalnya cantik-cantik sih. Siapa sih yang tak mau melihat cewek cantik, kalau itu cowok yang nggak suka pasti ada kelainan deh pokoknya ha...........












Pandanaran Street, Heaven snacks typical of Semarang

If you all had been satisfied around at all the sights of the city of Semarang, surely you all want to get something that is typical of the city of Semarang, eg typical snacks, then you must come directly to the street Pandanaran because here you will encounter a variety of snacks typical Semarang for gifts family and friends to you. If for example you are of the old town then you can take a taxi, if you want to save costs, could walk to the west first until POS office in Semarang, later there you will find public transportation, find the majors Sampangan because surely by road Pandanaran. You can all walk down to the street while enjoying the Pandanaran Semarang city, there is a distance of approximately 3 kilometers from the old city of Semarang.

Foto dari hellosemarang.com

You do not have to worry if you play to the city of Semarang, due to return to the hotel or train stations or airfields to transport very easy and fast (close). You can use sign language only if suppose the people you ask do not know what you want, because they are more able to understand the use of the sign language you use English or the language of your country. If necessary you all ready booklet to describe something you want, do not forget ya friends if Indonesia to always remember the city of Semarang


Travel in the old city of Semarang

If you want to travel to Indonesia, do not forget to take a stroll to the old city of Semarang. Why in the call of the old city? because the buildings were relics of the Netherlands, which is still preserved. Here a lot of domestic tourists and internasinal who like to take pictures and the area is not too crowded so cool if we want to take pictures, the problem is not too bothered by the noise of a vehicle. To go to the city of Semarang, suppose that you have of the city can be via the train or airplane, if you ride the train can get off at the station Poncol if a train ride economy and you go down to the station Tawang, if you really get off at the station Tawang quite a walk alone because the station Tawang is also the old city of Semarang. But if you can get off a plane at the airfield Ahmad Yani and is the only airfield in the city of Semarang he he ....... ...........



You're all in the guarantee will not be disappointed, especially if you want to enjoy the atmosphere of the evening in the old city, the atmosphere is really like 350 years ago. Come on guys all on travel to the city of Semarang, pokonya guaranteed satisfied and the atmosphere is still fun, not too crowded like the city but also very quiet-quiet. If you want to come here or to my town do not have to worry certainly many people who can help to explain and could also take a look at other tourist spots, I also want to help hey .......... i wait .. ...

Foto Cewek Gadis Cantik







Kisah Asmara Ibu dan Anak

Kisah asmara Ibu dan Anak pasti membikin banyak orang ingin mengetahui motifnya karena secara adat istiadat yang diwariskan para leluhur dan aturan agama pasti melarang hal ini. Tetapi pada kenyataannya masih ada beberapa masyarakat di lingkungan kita yang melakukannya, ada yang dengan paksaan maupun suka sama suka sehingga menyebabkan kita tertarik untuk mengetahui latar belakangnya seperti juga dengan kisah asmara ibu dan anak pada cerita legenda ini.

Pada zaman dahulu kala di ceritakan bahwa terjadi perkelahian yang sangat seru antara dewa dan dewi di kayangan. Karena tidak ada yang mau mengalah maka Sang Hyang Widi (Tuhan) menghukum mereka untuk di jadikan hewan di bumi selama menjalani hukumannya. Maka yang Dewa menjadi seekor anjing bernama Tumang dan sang dewi menjelma menjadi seekor babi hutan bernama Wayung Hyang, babi hutan jelmaan sang dewi harus melakukan kebaikan di dalam hutan dan jelmaan anjing ini harus mengabdi pada raja yang suka berburu bernama Sungging Perbangkara.

Suatu hari sang Raja Sungging Perbangkara sedang berburu di hutan di tepi kerajaannya, karena cukup lama mengadakan pengintaian babi hutan sang Raja jadi ingin buang air dan berpamitan pada para pengawalnya untuk menyendiri sebentar ke belakang, maka diapun menuntaskan keinginannya untuk buang air kecil, secara kebetulan air kencingnya jatuh tepat di dalam batok kelapa yang sudah terbelah menjadi dua bagian. Ketika sang Raja dan para pengawalnya pergi dari daerah itu muncullah Wayung Hyang yang menjelma menjadi babi hutan karena haus dia mencari air kebetulan sekali dia melihat air di dalam batok kelapa, maka diminumlah air itu dan karena kekuasaan Sang Hyang Widi maka hamilah Wayung Hyang dan setelah 9 bulan berlalu lahirlah seorang bayi cewek yang sangat sehat.

Wayung Hyang sangat hafal kapan sang Raja akan berburu ke hutan dan tempat-tempat mana biasanya sang Raja akan berburu, maka di letakkan bayi Wayung Hyang di atas batu besar dimana sang Raja sering lewat, betul juga hari itu sang Raja mengajak berburu para pengawalnya di hutan di pinggir kerajaannya dan seperti biasa pasti lewat jalan-jalan yang sudah ia lalui ketika sudah cukup jauh masuk dalam hutan sang Raja kaget karena di atas batu besar yang setiap buru ia lalu ada bayi di atasnya yang sedang menangis, maka dengan rasa iba di ambilnya bayi itu dan ketika Raja lihat ternyata bayi perempuan yang sangat sehat dengan tampilan yang menawan, maka dibawanya pulang ke kerajaan dan sang Raja tak jadi untuk berburu di dalam hutan.

Bayi itu di namai Dayang Sumbi, setelah beberapa tahun berlalu tumbuhlah Dayang Sumbi menjadi gadis yang cantik jelita dan molek sampai-sampai tak ada seorangpun gadis yang menyamai kecantikan dan kemolekan Dayang Sumbi, sehingga banyak sekali anak raja di wilayah itu yang suka padanya dan tak ketinggalan pula para panglima kerajaan semuanya pada kesengsem kecantikan dan kemolekan Dayang Sumbi, mereka semua pada intinya belum tahu semua kalau sebenarnya Dayang Sumbi adalah titisan dari sang dewi kayangan. Dayang Sumbi punya kesenangan yang sampai sekarang juga di gemari kaum hawa yaitu menenun. Banyak sekali anak raja dan panglima kerajaan mengutarakan niatnya untuk meminang Dayang Sumbi tetapi tidak ada satupun yang diterimanya.

Dayang Sumbing tidak mau kalau terjadi pertumpahan darah gara-gara para panglima kerajaan ataupun putra raja pada memperebutkan dirinya. Maka suatu hari dia matur sama sang Raja untuk mengasingkan diri ke hutan saja sambil mencari pasangan yang sesuai, awalnya sang Raja selalu melarang dan melarangnya karena kuatir kala ada sesuatu yang membahayakan nyawa sang putri. Karena Dayang Sumbi selalu memaksa maka akhirnya sang Raja mengabulkan permintaannya. Maka di suruhlah beberapa pengawal dan si Tumang untuk selalu menjaga Dayang Sumbi selama mengasingkan diri di dalam hutan. Maka mulai saat itu Dayang Sumbing berada di dalam hutan sendirian dengan si Tumang yang sebenarnya jelmaan dari sang dewa. 

Suatu hari ketika sedang menenun jarum kecil yang baru mau dia masuki benag jatuh dan sulit untuk dia cari, karena itu hanya satu-satu jarum di dalam hutan Dayang Sumbi merasa sangat kehilangan sampai-sampai dia memohon dan melakukan sumpah pada Sang Hyang Widi, "kalau yang menemukan jarum menenunku seorang perempuan maka akan aku angkat menjadi saudaraku dan akan aku beri warisan yang banyak tetapi kalau dia laki-laki maka akan aku jadikan suamiku selama hidupku" ucap Dayang Sumbi, baru saja mulutnya tertutup dia sangat kaget karena si Tumang anjing yang selalu setia menemani di dalam hutan, sudah di dekatnya dan seperti berbicara bahwa dia melihatkan sambil menunjukkan tempat jarum itu. Dayang Sumbi senang sekali karena memang benar bahwa apa yang di tunjukkan Si Tumang adalah jarum menenunnya. Dayang Sumbi melihat si Tumang sambil berbicara "Tumang karena kamu yang menemukan jarum ini, berarti aku harus melakukan sumpahku yaitu menjadikan kamu suamiku" kata Dayang Sumbi.

Malam itu pas bulan purnama ketika tertidur Dayang Sumbi merasa seperti bermimpi di sebelahnya ada seorang pangeran yang gagah dan tampan dan ketika dia sedikit sadar maka di usap-usap berkali-kali matanya teryata dia bukan mimpi, awal-awal dia takut secara sepontan memanggil si Tumang "Tumang...............tumang............." tolong aku, maka pengeran itu tersenyum dan menyapa "Hai.....Dayang Sumbi.............akulah Tumang..................aku adalah jelmaan dewa yang harus menjalani hukuman karena dulu pernah bertengkar dengan salah satu dewi di kayangan" kata sang Pangeran. Maka senanglah Dayang Sumbi karena ternya anjing yang menemukan jarum menenunnya adalah jelmaan dewa. Malam itu mereka berdua memadu kasih dan sayang ketika menjelang pagi sang pangeran berbicara sama Dayang Sumbi "Hai..Dayang Sumbi........aku harus berubah wujud lagi menjadi si Tumang dan hanya bisa berubah wujud setiap ada bulan purnama saja dan kamu jangan sampai cerita sama siapapun". Dayang Sumbi hanya menganggukkan kepala antara sedih dan senang luar biasa di dalam hatinya.

Setelah satu bulan berlalu Dayang Sumbi merasakan ada sesuatu yang aneh dengan tampilan badannya, ternyata dia hamil, dia tersenyum-senyum sendiri merasa senang sambil melihat si Tumang yang selalu mengongong juga senang. Setelah berbulan-bulan berlalu maka lahirlah bayi dari Dayang Sumbi, dan ternyata bayi itu laki-laki yang sangat sehat dan tampan dan Dayang Sumbi memberi nama "Sangkuriang". Hari-hari Dayang Sumbi dan Tumang di isi hanya dengan merawat dan merawat Sangkuriang maka tumbuhlah dia menjadi anak yang gesit dan pemberani hampir setiap hari berburu dengan si Tumang walau masih berumur 7 tahun dan suatu hari ketika Sangkuriang mau berangkat berburu pesan "Hai..Sangkuriang hari ini bunda ingin sekali kamu membawakan hati babi hutan untuk aku masak........." kata Dayang Sumbi, "Ia bunda hari ini pasti aku akan membawakan hati babi hutan untuk bunda masak.........." sahut Sangkuriang.

Maka berangkatlah Sangkuriang dan Tumang untuk berburu, benar-benar beruntung hari ini Sangkuriang baru saja berjalan sebentar dari gubugnya ternyata dia sudah melihat babi hutan besar yang berada di bawah pohon jambu yang lagi makan jambu-jambu yang berjatuhan. Maka dia langsung arahkan panahnya tepat ke bagian jantung babi itu, tapi dia sangat geram karena baru berjalan pelan-pelan untuk mendekati sasaran si Tumang malah ribut ke sana kemari sambil menggonggong, membuat babi hutan lari terbirit-birit dan marahlah Sangkuriang sama si Tumang, padahal si Tumang tahu bahwa babi hutan yang mau di panah Sangkuriang adalah titisan dewi yang dulu bertengkar dengan sang dewa (tumang) maka dia berusaha menggagalkan usaha Sangkuriang. "Hai...Tumang kamu memang nggak mau di untung setiap berburu aku pasti kasih bagian untuk kamu makan...tapi apa balasan darimu, hari ini bunda ingin masak hati babi hutan eh.....malah kamu halau babi hutan itu............." kata Sangkuriang dengan geramnya.

Maka dia pura-pura mengarahkan panah ke jantung si Tumang, tapi karena memang sudah takdir dari Sang Hyang Widi maka anak panah busur Sangkuriang terlepas dan melesat tepat mengenai jantung si Tomang dan terkaparlah si Tomang langsung tewas. Sangkuriang sedikit takut karena sudah sore belum juga dapat hati babi hutan maka di ambilah hati si Tumang untuk di bawa pulang dan di serahkan pada bundanya. Maka dengan senang hati Dayang Sumbi segera memasak hati dan segera memakannya dengan Sangkuriang. Dayang Sumbi merasakan sesuatu yang aneh tentang masakan hati yang sudah biasa dia makan maka di panggilah Sangkuriang untuk duduk di depannya dan dia mulai berbicara.

"Anakku Sangkuriang.........bunda ingin tanya..hati apa kiranya yang engkau berikan pada bunda, karena bunda merasakan hati itu tidak hati babi hutan" kata Dayang Sumbi

Sangkuriang menundukkan muka dengan tampilan lesu dan sedikit takut, makanya Dayang Sumbi menayai sekali lagi.

"Anakku Sangkuriang...bicaralah hati yang engkau berikan pada bunda bukan hati babi hutan...dan mana si Tumang kok tidak kelihatan" kata Dayang Sumbi

Dengan masih menundukkan wajahnya Sangkuriang mulai menjawab dengan terbata-bata.

"Bu...bu..nda tadi saat ber...ber..berburu...ada babi hutan besar tapi pas aku mau memanahnya malah Tumang ribut..maka larilah babi hutan itu...............aku jadi marah, karena jengkel aku arahkan pa...panah tepat ke jantungnya...............entah kenapa busur melesat mengantam Tumang..............." kata Sangkuriang.

Sambil Menangis Dayang Sumbi marah besar kepada sangkuriang ketika melihat muntu (oleg bumbu) maka diambilnya dan di pukulkan dengan keras ke kepala bagian atas Sangkuriang dan langsung darah mengalir deras, Sangkuriang ketakutan karena Dayang Sumbi benar-benar sangat marah, maka diapun berlari kencang meninggalkan gubug itu dan tak pernah kembali walau setiap hari bundanya selalu mencari sambil memanggil-manggil namanya. Karena kesedihan yang luar biasa Dayang Sumbi memutuskan untuk bertapa dan juga makannya hanya daun-daunnan dan buah-buahan. Aneh sekali Dayang Sumbi bukannya semakin tua tetapi dia semakin kelihatan muda seperti gadis-gadis yang lagi mekar-mekarnya dengan tampilan cantik jelita serta molek sehingga siapa saja yang melihatnya berdecak kagum akan kecantikan dirinya.

Ternyata Sangkuriang juga tumbuh menjadi jejaka yang gagah dan tampan rupaman dan dia gemar mengikuti berbagai pendekar yang berilmu tinggi, sehingga Sangkuriang semakin lama memiliki kesaktian yang luar biasa sehingga terkenal dengan sebutan pendekar Saka, karena dia sudah tumbuh menjadi jejaka yang gagah tampan rupawan ketika desas-desus banyak orang yang cerita bahwa ada seorang gadis cantik luar biasa yang menetap di pinggir suatu kerajaan tepatnya di pinggir hutan, maka Pangeran Saka penasaran juga ingin berjumpa dengan gadis itu, maka suatu hari Pangeran Saka mengembara untuk menuju kesana dan setelah beberapa hari dia berjalan sampailah dia di perkampungan kecil di tepi hutan. Karena penasaran maka semua rumah yang ada di daerah situ dia samperin semua dan ketika sampai pada rumah yang agak jauh dari perkampungan, dia benar-benar terkesima dan langsung jatuh hati karena melihat gadis yang sangat mempesona dengan kecantikannya.

Pas kebetulan banget saat itu Dayang Sumbi lagi menyapu di depan rumahnya, karena Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda yang gagah rupawan maka berdegup dengan kencang hatinya ketika kedua mata mereka bertemu dan sesuatu yang aneh yang mereka berdua tidak bisa menerangkannya selalu mengelitik hatinya. saat itu dan tergeraklah kedua insan itu saling mendekatkan diri untuk berkenalan. "Dinda yang cantik nan jelita...apa boleh hamba tahu siapa nama dinda ?" kata Pangeran Saka. Dayang Sumbi terlihat malu-malu untuk memperkenalkan diri tapi karena yang tanya pemuda yang sungguh menawan dan sangat sopan maka akhirnya Dayang Sumbi mau menyapanya juga "Seharusnya kanda dulu yang harus memperkenalkan diri nanti baru dinda....kanda" jawab Dayang Sumbi. "Oh benar juga....perkenalkan kanda bernama Pengeran Saka, semua di dunia persilatan memanggilnya demikian dinda...". Dan Dayang Sumbi mempersilahkan tamunya untuk masuk kerumahnya, setelah dibuatkan minum dan sedikit memberi makanan kecil maka Dayang Sumbi mulai memperkenalkan dirinya "Dinda....disini diberi nama Dewi Kesambi, mungkin karena saya selalu makan dedaunan muda kanda..." cerita Dayang Sumbi.

Karena Sangkuriang dan Dayang Sumbi sudah berganti nama maka mereka berdua sudah tidak mengenal lagi, apalagi Dayang Sumbi tidak memperlihatkan wajah yang menua tetapi masih tetap awet muda seperti gadis-gadis yang baru mekar, sejak saat itu mereka berdua sudah menjadi sepasang kekasih yang saling mencinta. Dimana ada Dayang Sumbi pasti disitu ada Sangkuriang, mereka memadu kasih layaknya sepasang kekasih yang baru dimabuk cinta, mereka selalu bergandeng tangan dan selalu berangkulan dengan mesranya dan mereka saling mencium dengan gelora cinta yang membara. Sering terlihat kepala Sangkuriang selalu dipangkuan Dayang Sumbi begitu pula sebaliknya, sepertinya cinta mereka berdua sulit untuk terpisahkan. Sampai pada suatu ketika ketika Sangkuriang sedang tiduran di pangkuan Dayang Sumbi, dengan otomatis Dayang Sumbi akan mengelus-elus rambut Sangkuriang dan tanpa sengaja dia merapikan rambut Sangkuriang dan Dayang Sumbi agak kaget tapi dengan ketenangan seorang ibu Dayang Sumbi bisa menguasai dirinya dengan baik dan mulai bertanya pada Pangeran Saka "Kanda...kok rambut di kepala yang bagian atas ada yang hilang dan kelihatannya pernah tergores...." tanya Dayang Sumbi. Karena tak ada curiga sama sekali Sangkuriang langsung menjawabnya dengan lancar "Oh....itu, goresan itu...dulu di pukul ibuku dengan muntu dan tidak hilang sampai sekarang dinda..." jawab Sangkuriang.

Maka hancur dan galau seketika hati Dayang Sumbi, hatinya seperti tertusuk-tusuk beribu-ribu jarum yang selalu menyayatnya, karena naluri seorang ibu maka Dayang Sumbi masih mengelus-elus dengan sayang Sangkuriang. Karena Dayang Sumbi takut kalau diberitahu maka anaknya akan goncang hatinya dan pergi dan tak akan kembali, walau kalau malam menangis dan meminta pengampunan sama Sang Hyang Widi tetapi Dayang Sumbi tidak memperlihatkan sedikit perubahan sama Sangkuriang dan pada suatu hari Sangkuriang bicara sama Dayang Sumbi "Adinda kelihatannya kanda sudah sangat mencintai adinda perkenankan kanda untuk menikahi adinda..........tapi sebelum menikah adinda boleh ada satu permintaan untuk kakanda..." kata Sangkuriang. Siang malam Dayang Sumbi berpikir bagaimana caranya membatalkan pernikahan antara dirinya dengan anaknya Sangkuriang dan akhirnya ketika dia ditanya Sangkuriang maka dia menjawabnya "Kakanda kalau kamu memang cinta adinda maka adinda ingin kanda membuat danau dengan kapalnya dalam waktu semalam" kata Dayang Sumbi, Sangkuriang tanpa tanya lagi tersenyum langsung pergi meninggalkan Dayang Sumbi untuk bertapa memanggil semua bala tentara jin dan setan yang dia kenal. Benar juga semua jin dan setan panglimanya menghadap Sangkuriang "Hai..pangeran ada apa kiranya hamba di panggil menghadap...." kata jin.

"Hai...bala tentaraku....aku mau menikah tapi ada satu syarat yang aku harus kerjakan...yaitu membuat danau dan kapal dalam waktu hanya semalam dan saya yakin kamu semua bisa melakukannya..." kata Sangkuriang.

Maka ketika matahari mulai menghilangkan diri, Sangkuriang beserta jin dan setan segera bekerja untuk membuat danau dan perahu seperti yang diinginkan Dayang Sumbi. Ketika jam menunjuk tengah malam Dayang Sumbi dengan rasa gusar yang mendalam melihat pekerjaan Sangkuriang dan dia sangat kaget karena danau sudah jadi dengan airnya dan tinggal menyelesaikan perahunya, Dayang Sumbi berlarian kesana kemari kebingungan bagaimana cara menggagalkan Sangkuriang dalam membuat perahu, karena dia juga sakti maka Dayang Sumbi tahu kalau Sangkuriang dibantu jin dan setan. Maka dia mengumpulkan dengan cepat daun padi dan daun pisang yang kering dan di lembah bagian timur dia segera membakarnya sambil dia memukul lesung dan menaburkan berbagai bunga biar seperti pagi hari sungguhan, ketika melihat cahaya di ufuk timur maka ayam jago semua pada berkokok kuku ruyuk.....maka semua jin dan setan pada meninggalkan Sangkuriang dan kembali ketempatnya masing-masing, walau sudah dimarahi Sangkuriang kalau hari masih malam tetapi jin dan setan tak mengubris. Maka dengan senang hati Dayang Sumbi mendekati Sangkuriang dan berbicara "Kakanda gimana syarat permintaanku apa sudah kakanda wujudkan.........". Maka marahlah Sangkuriang, karena tahu kalau Dayang Sumbi curang, karena begitu marahnya maka Sangkuriang menendang dengan keras perahu yang belum selesai sampai terbalik dan jadilah gunung tangkuban perahu sampai sekarang ini.

Hi.........hi........ternyata tidak cerita saru

Kisah Roro Jonggrang dan Candi Prambanan

Kalau sekarang ini banyak wanita cantik dan molek di pulau Jawa itu sesuatu yang wajar karena dari tahun 1200 M di pulau Jawa sudah terjadi pernikahan anak-anak raja Jawa dengan anak-anak bangsawan dari negeri China, India dan Arab, wajar kalau sekarang ini banyak kita temukan banyak wanita cantik dan molek, begitu juga dengan cerita Roro Jonggrang yang cantik jelita dan sampai sekarang masih bisa kita temukan di dalam Candi Prambanan.

Di kisahkan waktu itu hiduplah seorang raja bernama Prabu Baka berkauasa di Prambanan, dia memiliki badan yang super besar dan memiliki kesaktian yang mandra guna oleh sebab itu kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya pasti tunduk. Prabu Baka mempunyai putri yang cantik jelita bernama Roro Jonggrang, karena begitu cintanya pada anaknya Prabu Baka mewariskan semua kesaktian kepada anak satu-satunya yang cantik jelita ini dan tumbuhlah Roro Jonggrang menjadi putri yang cantik jelita serta sakti mandraguna.

Sementara itu di kerajaan lain hiduplah juga seorang raja yang berkuasa dengan kerajaan yang besar yaitu kerajaan Pengging. Kerajaan ini mempunyai kesatria yang sakti bernama Bondowoso, kesaktian Bondowoso terletak pada senjatanya yang bernama Bandung, selain itu Bondowoso juga mempunyai bala tentara makhluk halus yang selalu siap membantunya. Ketika Bondowoso ingin meminta bantuan dengan sekejap dia mampu memanggil makhluk halus tersebut.

Suatu hari Bondowoso di panggil ke istana oleh Raja Pengging, karena raja Pengging mempunyai niatan untuk memperluas kerajaannya.

"Hai.......Bondowoso, siapkan bala tentaramu untuk menyerang Prambanan......." perintah Raja Pengging

"Baik Gusrti, perintah akan paduka laksanakan.........." ucap Bondowoso mantap

Maka bersiap-siaplah Bondowoso untuk segera menyerang Prambanan, dengan beberapa panglima kepercayaan Bondowoso segera menyusun siasat untuk menyerang kerajaan Prambanan yang di kuasai oleh Prabu Baka yang sakti mandraguna. Dan Bondowoso memutuskan untuk mengadakan penyerangan kejutan di malam hari ketika semua pasukan Prabu Baka semuanya pada tidur. Benar juga setelah jam 1 malam, semua pasukan kerajaan Prambanan pada tidur pulas maka menyeranglah pasukan Bondowoso dan bala tentara makluk halus untuk mengalahkan kerajaan Prambanan.

Terjadilah pertempuran yang seru dan karena tak ada persiapan yang baik pasukan Prabu Baka mengalami kekalahan telak, Prabu Baka juga tewas oleh senjata Bondowoso yaitu Bandung dan sejak itu Bondowoso terkenal dengan sebutan Bandung Bondowoso. Karena kerajaan Prambanan sudah kalah maka semua yang ada di kerajaan Prambanan menjadi tawanan kerajaan Pengging, maka pulanglag Bandung Bondowoso untuk menemui raja Pengging. Dan raja Pengging bersabda pada Bandung Bondowoso.

"Hai.......Bandung Bondowoso, sebagai ucapan trimakasih atas kemenangan kamu mengalahkan Prabu Baka maka aku beri amanat untuk mengurus kerajaan Prambanan dan segala sesuatu yang ada di kerajaan itu yaitu semua keluarga Prabu Baka" kata Raja Pengging.

"Trimakasih Gusti, hamba berjanji menjaga amanat Gusti dengan sebaik-baiknya" jawab Bandung Bondowoso.

Setelah itu Bandung Bondowoso segera menuju ke Prambanan dengan di ikuti oleh para pengawalnya dan masuk ke dalam istana untuk memimpin kerajaan Prambanan, sejak saat itu Bandung Bondowoso memerintah kerajaan Prambanan. Suatu hari setelah bangun pagi Bandung Bondowoso berniat jalan-jalan untuk melihat-lihat dari dekat situasi kerajaannya, ketika sampai ke prabon keputren alangkah terkejut Bandung Bondowoso karena disitu ada perempuan yang maha cantik dan molek yang di dampingi oleh beberapa danyang (abdi dalem keputren). Dalam hati Bandung Bondowoso berguman "ini pasti istri muda dari Prabu Baka yang sudah saya bunuh, benar-benar sangat rupawan putri ini".

Maka sebentar kemudian Bandung Bondowoso meninggalkan tempat itu dan kembali keprabon, disana sudah di tunggu para pengawal dan pembantunya.

"Hai.....pengawal siapakah perempuan cantik yang ada di dalam dalem keputren sana........." kata Bandung Bondowoso.

"Dawuh Gusti....kata para pembantu, putri itu adalah anak satu-satunya Prabu Baka bernama Roro Jonggrang gusti" jawab Pengawal.

"Hai pengawal.......panggil putri Roro Jonggrang kemari..........." kata Bandung Bondowoso

Pengawal berlari-lari kecil segera menuju ke prabon keputren untuk memanggil Roro Jonggrang, karena takut kalau di bunuh maka Roro Jonggrang dan abdi dalemnya menuju ke hadapan Bandung Bondowoso.

"Wahai, putri Roro Jonggrang yang cantik jelita.....maukah engkau aku sunting sebagai ratu di kerajaan Prambanan ini ?" kata Bandung Bondowoso.

Roro Jonggrang tidak langsung menjawab pertanyaan Bandung Bondowoso, dia terlihat menundukkan kepala sambil kebingungan. Sebenarnya dia sangat membenci Bandung Bondowoso yang telah membunuh ayahnya yaitu Prabu Baka. Namun dia tahu kalau menolak pinangan Bandung Bondowoso maka nyawanya akan melayang juga karena pasti di bunuh, setelah berpikir sejenak Roro Jonggrang langsung menjawab permintaan Bandung Bondowoso.

"Baiklah....Bandung Bondowoso, tapi kamu harus memenuhi satu syarat dariku....." jawab Roro Jonggrang.

"Syarat apakah Roro Jonggrang ?" jawab Bandung Bondowoso

"Kalau kamu benar-benar menginginkan diriku, bangunkan seribu candi dan dua sumur dalam semalam " kata Roro Jonggang.

Tanpa berpikir panjang Bandung Bondowoso langsung menyanggupi permintaan Roro Jonggrang, karena dia berpikir gampang sekali untuk membuat candi dan sumur satu malam. Hanya memanggil pasukan makhluk halusnya maka semuannya bisa diatasi. 

Dan pada malam itu juga Bandung Bondowoso memanggil pasukan makhluk halusnya untuk membangun seribu candi dan dua sumur. Maka pasukan makhluk halusnya begitu cepat bekerja untuk membuat candi dan sumur, baru tengah malam sudah separo lebih candi yang jadi dan malam masih begitu panjang maka kuatirlah Roro Jonggrang kalau sampai jadi maka dia akan menjadi istri dari Bandung Bondowoso yang sangat dia benci.

Maka dia menemui semua danyang untuk memberi pertimbangan bagaimana cara untuk membuat makhluk halus, pasukan Bandung Bondowoso untuk mengakiri pekerjaannya. Maka muncullah ide untuk membuat cahaya yang sangat terang benderang dari sebelah timur karena semua mkhluk halus pasti takut akan kemunculan matahari. Maka semua danyang disuruh membawa jerami dan membakarnya serta menumbuk padi dengan lesung serta menebarkan berbagai bunga yang wangi biar makhluk halus mengira pagi sudah menyingsing.

Semua makhluk halus banta tentara Bandung Bondowoso mulai menghentikan pekerjaannya semua dan pergi meninggalkan tempat itu, walau Bandung Bondowoso mengingatkan bahwa hari masih malam tapi makhluk-makhluk itu tidak menggubrisnya karena takut kalau matahari beneran maka mereka semua akan meleleh. Dengan amarah yang memuncak Bandung Bondowoso mengerjakan sendiri satu candi dan satu arca yang belum jadi, dan dengan senyum kemenangan Roro Jonggrang menghampiri Bandung Bondowoso yang bekerja sendiri membuat arca.

"Bagaiamana Bandung Bondowoso ? apakah candi dan arcaku sudah selesai ?" tanya Roro Jonggrang

Betapa marahnya Bandung Bondowoso melihat pertanyaan dan ejekan Roro Jonggrang, karena dia tahu bahwa yang menggagalkan usahanya adalah Roro Jonggrang.Maka dengan kesaktian yang mandraguna Bandung Bondowoso mulai bicara.

"Hai.......Roro Jonggrang !, kamu telah menggagalkan usahaku dengan berbuat curang, maka aku kutuk engkau jadilah arca dalam candi keseribu " teriak Bandung Bondowoso.

Seketika itu juga Roro Jonggrang menjadi arca, wujud arca itu sangat cantik secantik wajah Roro Jonggrang dan sampai sekarang arca itu masih bisa di saksikan di dalam candi besar Roro Jonggrang yang berada di dalam komplek candi Prambanan.

Cerita ini disadur dari Daryatun 2008 


Perbedaan Keyakinan Menyebabkan Perceraian

Cerita Lucu Dodol seorang pemuda yang sudah berumur tapi belum menikah tapi akhir-akhir ini di taksir Sinta tetangga desa sebelah dan terjadilah pernikahan diantara mereka. Tetapi sayang beribu sayang ternyata rumah tangga mereka hanya bertahan seumur jagung. Suatu hari ketika ngobrol di pos kampling si Wawan teman karibnya memulai pembicaraan seperti ini.

Wawan : "Halo broo gimana kabar........sudah lama tak jumpa "

Dodol : "Halo........baik2 aja " (dengan wajah murung)

Wawan : "Denger-denger kamu cerai sama istri kamu ya, emangnya ada apa ?" (bisik-bisik)

Dodol : "Keyakinan masing-masing diantara kami beda bro........jadi aku dan istriku sudah nggak tahan lagi"

Wawan : "Bukannya kalian seagama ?"

Dodol : "Memang sih........"

Wawan : "Lalu kenapa sampai bercerai karena keyakinan ?"

Dodol : "Selama ini istri aku berkeyakinan kalau dia itu cantik seperti Luna Maya tapi keyakinanku berbeda, 

lha dia itu sudah jelek.........panuan dan jerawatan sampai tidak ada lagi tempat untuk jerawatnya mosok saya di suruh bilang dia itu seperti Luna Maya ya males broooo......"

Wawan : "!@%^&*)*&^%%$#"

Cerita lucu :
http://www.diakui.com/cerita-lucu-terbaru/

Kisah Asmara Ratu Kalinyamat



Sumber gambar http://nadaekanovaatasya.blogspot.co.id/

Retno Kecono adalah putri dari sultan trenggono, sultan trenggono merupakan anak dari Raden Patah yang merupakan penguasa Kerajaan Demak yang pertama. Retno Kencono karena hidup di dalam kerajaan yang sangat berkuasa waktu itu maka tumbuh menjadi perempuan yang amat molek dengan tubuh putih dan tampilan kecantikan yang membuat lelaki pada zaman itu ingin memiliki semua, banyak laki-laki saat itu terutama panglima-panglima raja dan anak-anak raja saat itu yang ingin memilikinya, sampai-sampai Pangeran Hadliri yang notabene anak dari Raja Palembang juga kesemsem dengan kemolekan dan kecantikan Retno Kencono.

Perlu kamu ketahui semua bahwa Retno Kencono adalah nama asli dari Ratu Kalinyamat, nama Retno Kencono berubah menjadi Ratu Kalinyamat ketika Retno Kencono diangkat menjadi penguasa wilayah Jepara kala itu. Kalau para abdi dalem kala itu menyebut Raden Ayu Wuryani, Kenapa Retno Kencono atau Raden Ayu Wuryani bisa mempunyai tubuh yang molek dan paras yang cantik menawan ? Karena waktu itu Sultan Trenggono, anak dari Raden Patah penguasa Kerajaan Demak yang pertama menikah dengan putri cina yang sangat cantik dan molek 

Karena masa itu kekuasaan untuk menguasai suatu wilayah itu hal yang sangat berpengaruh bagi seorang raja di tanah Jawa, maka sudah pasti banyak raja-raja dari tanah sumatra atau sulawesi yang selalu menjalin kerjasama dengan raja-raja Jawa. Begitu pula dengan Pangeran Hadliri yang tumbuh menjadi panglima kerajaan Palembang yang disegani oleh para raja-raja jawa, suatu hari dia mampir ke kerajaan Demak dengan di sertai para prajuritnya, sudah pasti raja Demak kala itu sultan Trenggono menjamu tamunya dengan pesta dan tarian khas daerahnya.

Karena mengadakan pesta dan tarian pastilah semua anak-anak sultan Trenggono hadir dalam jamuan itu, begitu juga dengan Retno Kencono yang pasti tampil sangat cantik dan molek. Dan ketika Retno Kencono muncul dari dalam keprabon semua tamu yang hadir berdecak kagum dengan kecantikan dan kemolekan Retno Kencono begitu juga Pangeran Hadlirin, ketika Retno Kencono sudah didik di sebelah sultan Trenggono dan permasuri, tak henti-hentinya Pangeran Hadlirin selalu melirik ke arah Retno Kencono berada sehingga lama-lama Retno Kencono yang selalu diperhatikan menjadi salah tingkah dan sering menunduk.

Tapi lama-lama Retno Kencono kelihatan penasaran dengan tampilan Pangeran Hadlirin yang tinggi, putih, tegap dan berparas rupawan itu, maka Retno Kencono mulai berbisik dengan para putri-putri pendampinya. "Sekar.....tahu nggak kamu siapa nama pangeran itu dan dari mana asalnya...........", abdi dalem putri yang mendampingi Retno Kencono yang bernama Sekar senyum-senyum menggoda Retno Kencono, sambil mendekatkan tangan dan mulut ke telinga Sekar mulai berbisik "Karsa...kemarin cerita sama saya tuan putri....katanya kita kedatangan Pangeran Hadlirin dari kerajaan Palembang yang tinggi, gagah, tampan dan sangat sopan.......", "Karsa.......pacar kamu itu ya.........nggak takut sama Sinta...teman kamu itu yang sudah naksir lama sama Karsa....." kata Retno Kencono.

"Tidak tuan putri.........kata Karsa....dia cuma cinta sama aku dan tidak suka sama Sinta...katanya anaknya galak dan suka mengatur, putri-putri.... itu lihat........Pangeran Hadlirin selalu lihatin terus kesini........" sahut Sekar. Ya selama perhelatan jamuan makan dan tari Pangeran Hadlirin selalu memandang Retno Kencono dengan decak kagum, karena Retno Kencono bukan saja memperlihatkan kecantikan tapi dia juga memperlihatkan kemolekan yang menyebabkan semua lelaki akan bertekuk lutut di hadapannya. Setelah perhelatan jamuan makan dan tari, Pangeran Hadlirin di persilahkan untuk istirahat di keprabon, maka dia pun menuju kamar dan langsung tiduran tapi sayang ternyata yang muncul malah bayangan putri Retno Kencono terus, untuk menghilangkan kejenuhan sang Pangeran keluar kesultanan dan ingin menikmati udara sore di kesultanan Demak.

Pangeran Hadlirin agak kikuk dan serba salah karena sepanjang sungai di kesultanan Demak ketika sore hari di penuhi ibu-ibu dan remaja-remaja putri yang mencuci dan mandi (kira-kira tahun 1990 an masih kita jumpai di sepanjang sungai Demak). Karena semua orang dia lihat sudah terbiasa dengan keadaan seperti itu, ia pun mulai membiasakan dirinya dengan situasi kesultanan Demak, kalau memang jodoh tidak kemana, pas Pangeran Hadlirin mau menuju kesultanan, dari jauh terlihat Retno Kencono dan abdi-abdi dalem keputren baru jalan-jalan juga menuju sungai di mana dia berada. Retno Kencono terlihat tidak menyadari kalau di depannya agak jauh ada sang Pangeran dan ketika sudah dekat maka terkejutlah Retno Kencono dan membuat pipinya terlihat memerah karena malu, membuat kecantikan dan kemolekan tubuhnya bertambah indah di maka sang Pangeran dan ketika mau lari maka sang Pangeran Hadlirin dengan sigap dan sopan menyapanya.

"Aden putri Retno Kencono...jangan cepat-cepat jalannya nanti kalau terantuk batu........bisa melukai tubuh yang indah dan paras yang menawan milik putri........" kata Pangeran Hadlirin sambil menunjukkan senyum persahabatan. Putri Retno Kencono semakin salah tingkah dan tak mampu untuk membalas ataupun memandang wajah Pangeran Hadlirin. Tapi terlihat jelas dia punya rasa kagum dengan kegagahan dan ketampanan wajah sang pangeran. Maka sang Pangeran melanjutkan bicaranya "putri Retno Kencono maukah kamu menemaniku melihat keindahan kesultanan ini ?", terlihat putri Retno Kencono melihat ke wajah pangeran Hadlirin dengan pipi yang memerah sambil menganggukkan kepalannya, maka semua abdi keputren mulai sedikit menjauh dari sang putri dan mengikuti di belakang sang Pangeran yang berjalan beriringan. Maka mulailah mereka berdua berjalan bersama sambil bersenda gurau, kadang-kadang terlihat tangan sang putri memukul-mukul tubuh samping sang pangeran, terlihat mereka berdua memang serasi menjadi suami istri, sang pangeran tinggi tampan dan sang putri cantik dengan tubuh molek.

Ketika hari ketiga maka berpamitanlah Pangeran Hadlirin ke Sultan Trenggono di kasultanan, "Sultan Trenggono...saya sebagai wakil ayah mengucapkan trimakasih atas kerjamasama kesultanan Demak dengan kerajaan Palembang yang terjalin dengan baik...maka hari ini saya mohon pamit untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Palembang" kata Pangeran Hadlirin, "Saya juga trimakasih karena Pangeran berkenan singgah ke kesultanan Demak.....dan bilang pada Raja Palembang bahwa saya pasti akan kesana untuk mengucaokan trimakasih atas jalinan persaudaraan ini" kata Sultan Trenggono. Pangeran Hadlirin terlihat masih ada sesuatu yang dia bicarakan tapi mulutnya masih terlihat terkunci rapat, tapi ternyata Sultan Trenggono melihatnya maka dia pun berkata "Kelihatannya Pangeran masih menyimpan sesuatu yang mungkin penting untuk kesultanan ini ?". Dengan wajah yang agak memerah Pangeran mulai berbicara "Ya memang ada yang saya sampaikan Sultan..........beberapa hari disini saya merasa seperti di kerajaan sendiri dan hati saya terpikat oleh...putri Sultan yaitu Retno Kencono...kalau hamba ada salah kata hamba minta maaf Sultan....."

Sultan Trenggono tersenyum dan mulai berbicara "Pangeran Hadlirin.....Sultan memang orang tua dari Retno Kencono tapi saya tak bisa memutuskan sepihak, biar Retno Kencono di panggil dulu...nanti kamu bisa bicara sendiri padanya...kalau orang tua seperti saya hanya bisa merestui saja pengeran". Maka dipanggillah sang putri dari dalem kaputren dan sebentar kemudian muncullah sang putri menuju ruang pertemuan antara Pangeran Hadlirin dengan Sultan Trenggono. "Anakku Retno Kencono, bapak memanggil kamu kesini pasti ada perlunya dan sebelum menjawab kamu harus memikirkannya dengan bijak anakku..., Pangeran Hadlirin ini...........putra kerajaan Palembang, bilang sama bapak bahwa dia ingin memperistri kamu...anakku, kamu mau apa tidak...katanya dia terpikat oleh kecantikan dan kemolekan kamu". Situasi kesultanan terlihat hening karena tidak ada suara sepatah katapun yang keluar dari orang yang ada di ruangan itu, semua mata tertuju pada putri Retno Kencono, sang putri terlihat grogi dan dia tersenyum sambil menganggukkan kepala tanda mau di pinang oleh sang Pangeran Hadlirin, maka semua orang di ruangan itu tersenyum dengan hati yang lega.

Dan sebelum pulang terlihat di salah satu ruang kesultanan sang Pangeran Hadlirin dan putri Retno Kencono saling berpengan tangan. "Putri...aku akan pulang ke Palembang untuk bilang sama bapak untuk melamar kamu dan secepatnya melangsungkan pernikahan". Sang putri semakin erat menggenggam jari jemari sang pangeran sambil berkata "Pangeran jangan lama-lama di sana...saya takut kamu tak kembali lagi kesini, hati-hati di jalan kalau ada badai jangan melanjutkan perjalanan dulu". Pangeran mulai mendekatkan wajahnya ke wajah sang putri, putri mulai terlihat memejamkan matanya dan mulai sang Pangeran menjatuhkan bibirnya ke kening sang putri untuk mengecupnya. Ketika sang putri masih menutup matanya sang Pangeran bisa memperhatikan kecantikan sang putri, ketika melihat bibir sang putri yang merekah dan memerah Pangeran mulai memejamkan matanya dan mulai menjatuhkan bibirnya ke bibir sang putri dan mulai memangutnya sang putri mulai memeluk sang Pangeran dengan erat dan mereka saling melepas ketika mendengar deheman sultan Trenggono. "Pangeran ini ada cenderamata untuk Ayah...semoga beliau berkenan menerimanya...." kata Sultan Trenggono.

"Trimakasih Sultan...........sekalian saya minta pamit untuk segera pulang ke palembang dan nanti kesini kembali untuk melamar sang putri Retno Kencono, Sultan Trenggono menganggukkan kepala dan sang putri terlihat berduka hati karena harus berpisah dulu dengan sang Pangeran yang sedang menghiasi hatinya dengan bunga-bunga cinta. Pangeran mulai keluar dari kesultanan dengan diiringi para pengawalnya dan mulai menunggang kuda dan sebentar langsung melarikan kudannya untuk menuju ke perahu kerajaan yang sudah terparkir di sungai Demak untuk menuju ke lautan jawa dan kembali menuju kerajaan Palembang. Setelah sebulan berlalu maka datanglah rombongan dari kerajaan Palembang untuk meminang sang putri Retno Kencono sekalian mengadakan perkawinan yang meriah di kesultanan Demak. Singkat cerita menikahlah sang putri Retno Kencono dan pangeran Hadlirin dengan pesta tujuh hari tujuh malam yang sangat meriah. Sang Pangeran Hadlirin yang Gagah dan Tampan dengan sang putri Retno Kencono yang cantik dan molek tubuhnya. Maka setelah menikah kira-kira satu bulan Sultan Trenggono memanggil pangeran Hadlirin dan Retno Kencono, "Karena wilayah Kesultanan Demak luas dan kamu sudah menikah maka aku akan meberikan wilayah Jepara ke tangan kamu berdua". Maka sejak saat itu mereka berdua menguasai wilayah Jepara, sambil menikmati bulan madu mereka berdua selalu melihat perkembangan pasukan laut dan masyarakat Jepara yang masih di lindungi benteng bambu dan pohon jati, karena wiyah ini dilindungi pohon bambu dan jati di mana-mana. Maka mereka berdua saling mendukung perekonomian masyarakat Jepara dengan mengembangkan ukir dan kelautan.

Tapi sayang beribu sayang, baru menikmati bulan madu yang sangat menyenangkan dan mengembangkan ukir dan kelautan di Jepara, kesultanan Demak mengalami perebutan kekuasaan yang menyebabkan Sultan Trenggono terbunuh dan Retno Kencono semakin terpukul ketika Pangeran Hadlirin ketika pulang dari Demak melayat ayahnya di cegat oleh anak buah Aryo Penangsang dan terbunuh. Beruntung Retno Kencono bisa di selamatkan oleh para pengawalnya. Sejak saat itu Retno Kencono wajahnya terlihat murung karena orang-orang yang selama ini sangat dia cintai mati terbunuh oleh Aryo Penangsang. Maka dia punya niat yang sangat nekat yaitu bertapa telanjang dan tak akan selesai sebelum bisa membunuh Aryo Penangsang. Pergilah Retno Kencono ke sebuah wilayah yang belum ada penghuninya saat itu, letaknya di sebelah timur kota Jepara yaitu di kecamatan Tulakan, desa Donorejo, karena di situ ada sebuah pegunungan kecil dan di atasnya Retno Kencono mulai melakukan tapa tanpa memakai pakaian sehelaipun ditubuhnya. Sejak saat itu Retno Kencono tak terlihat di pemerintahan wilayah Jepara dan masih ada perebutan kekuasaan di kesultanan Demak karena semua anak-anak Sultan Trenggono dan keluargannya selalu berebut ingin menguasai kesultanan Demak.

Maka benarlah perkiraan Retno Kencono, bahwa Aryo Penangsang berhasil di bunuh saudaranya yang bernama Sultan Panjang atau disebut juga Raden Hadiwijoyo (Joko Tingkir) dan membawakan kepala dan darah Aryo Penangsang ke hadapannya maka selesailah tapa Retno Kencono yang sudah berlangsung dua windu itu. Karena keinginan Retno Kencono berhasil yaitu membuat kesed kepala Aryo penangsang dan akan meminum darah dari Aryo penangsang. Maka bersukacitalah masyarakat wilayah Jepara karena sang ratu yang selama ini sudah bisa membangun masyarakat Jepara dengan ukir dan pelayaran mau mengakiri bertapa dan turun gunung dari Donorojo untuk memimpin kembali Jepara, setelah turun dari gunung Donorojo, Retno Kencono langsung membersihkan dirinya di sebuah sungai di desa Tulakan. (sungai itu sampai sekarang kalau malam jum'at wage pasti rame oleh orang-orang yang mandi baik cowok maupun cewek untuk meminta jodoh atau kecantikan). Retno Kencono di jemput oleh para pengawalnya untuk di bawa ke jepara untuk segera di angkat sebagai Ratu, dan Retno Kencono mendapat gelar "Kanjeng Ratu Kalinyamat"

Dan sampai sekarang jangan heran kalau kamu kenal cewek Jepara pasti cantik-cantik dan molek, sangat sulit untuk melepaskan diri dari cintanya karena mereka semua titisan dari Kanjeng Ratu Kalinyamat.

Disadur dari "Babad Tanah Jawi"


Cerita Hantu - Kerasukan Roh Mbah Broto Penunggu Kuburan Bayi

Dari kecil aku dididik oleh keluarga menjadi anak yang selalu rajin beribadah dan soleh, sehingga setiap malam kalau mau bobok tak lupa untuk berdoa biar tidak mimpi yang menakutkan. Ketika beribadah pemuka agama selalu bilang kalau kamu selalu berdoa dan percaya bahwa Tuhan itu ada maka semua dunia kegelapan tidak akan bisa mengganggu kamu.

Maka sejak dari kecil aku percaya tak mungkin orang yang sangat percaya Tuhan dan selalu rajin berdoa akan di ganggu alam kegelapan. Dan di setiap cerita malam sebelum tidur Ibu selalu cerita kebenaran pasti akan mengalahkan yang jahat. Cerita-cerita ini menyebabkan pemikiran-pemikiran yang muncul selalu positif yaitu bahwa orang yang percaya akan Tuhan tak bakal di ganggu oleh alam kegelapan.

Kejadian cerita ini terjadi ketika aku umur 15 tahun, kala itu aku masih ingat aku duduk di kelas 2 smp, seperti biasa aku dan adik aku setiap pulang sekolah setelah tidur siang pasti langsung lari kelapangan untuk ikut latihan bola dan masa-masa itu sangat menyenangkan karena, masih banyak anak yang suka bermain bola di lapangan yang sangat luas sampai-sampai di desaku mempunyai 2 klub sepak bola yang sangat di segani desa lain sehingga setiap ada turnamen dua klub ini selalu berjumpa di final.

Hari itu aku pulang dari latihan bola cukup sore yaitu jam 6, sehingga situasinya sudah agak gelap, terbiasa kalau pulang pasti kita biasa lari dari lapangan sampai rumah sehingga cukup menguras tenaga kami dan ketika sampai rumah langsung mandi, ganti baju dan celana langsung menuju meja makan dan ambil piring sama sendok, nasi lauk pauk dan sayuran langsung nyam.................nyam tanpa berhenti karena memang sangat lapar karena tenaga kita habiskan di lapangan.

Eh.............baru enak-enaknya makan, Pak Dhe sebelah rumah berteriak-teriak "An..............An.........tolong panggilkan Kakek kamu yang sedang ada pertemuan di rumah Pak Ahmad di belakang sono..........cepat", aku ikut bingung dan meninggalkan makan yang masih ada seperempat, lalu tanya "Ada apa Dhe..........ada apa.............", "Itu tukang yang ngerjakan taman di depan rumah Pak Dhe ada satu yang kesurupan cepat cepat panggil Kakek............." kata Pak Dhe.Aku langsung berlari-lari kecil menuju tempat Pak Ahmad yang rumahnya berada di belakang rumah keluarga kami.

Rumah Pak Ahmad kira-kira berjarak 200 m dan saya harus belok sana belok sini baru sampai, sambil masih dengan nafas terengah-engah saya mengucapkan permisi, maka beberapa bapak-bapak yang mengadakan pertemuan di rumah Pak Ahmad semuanya menoleh ke arah aku. Pak Ahmad keluar dan tanya "Ada apa An kok terburu-buru gitu....ada sesuatu yang penting kelihatannya.........", "Ya........Pak, saya mau panggil Kakek.........di rumah Pak Dhe..........ada orang yang baru kesurupan.........." jawab aku.

Pak Ahmad langsung meninggalkan aku dan pergi kedalam sebentar kemudian keluar lagi dengan Kakek dan Kakek langsung tanya "Ada apa..........Kakek masih ada rapat kok di suruh pulang...", "Kek.....di rumah Pak Dhe.........ada orang yang baru kerasukan setan..........mengelepar kesana kemari tak ada yang bisa mengatasi........." jawab aku. Lalu Kakek pamitan sama Pak Ahmad dan segera berjalan agak cepat dan aku membuntuti di belakangnya.

Sampai di rumah Pak Dhe, Kakek bertanya "Orangnya berada di mana................", Pak Dhe menjawab "Itu ada di kamar depan dia meronta-ronta sambil menjatuhkan diri ke lantai terus dari atas balai jadi aku takut kalau terjadi apa-apa dengan orang itu Pak........". Maka Kakek berjalan menuju ke kamar yang di tunjuk Pak Dhe dan aku dan Pak Dhe mengikuti dari belakang. Sampai di dalam kamar aku benar-benar ketakutan melihat orang itu. Karena suara orang itu menjadi lain seperti kakek-kakek yang sudah sangat tua dan dengan tampilan mata yang memerah menghantamkan orang itu kesana kemari dan kadang-kadang menghatamkan kepala orang itu ketembok, membuat teman-temannya memegangi tubuhnya biar tidak mengenai barang yang tajam.

Aku lihat Kakek diam saja cukup lama sambil terus melihat orang yang kesurupan itu, benar-benar di kamar itu suasananya menegangkan dan menakutkan. Lalu orang itu mulai melihat ke arah Kakek sambil bertanya "Siapa kamu.............jangan ikut-ikut masalah saya dan orang ini...............", maka Kakek langsung menghardik "Saya tidak ikut-ikut masalah kamu..........tapi jangan berada disini karena ini adalah rumah anak saya.............". Dengan mata dan menyala-nyala orang itu terus menatap Kakek dan Kakek terus melihat dengan tajam ke arah orang itu. Dengan suara yang serak dan suara kakek orang itu mulai berbicara "Aku mau keluar dari kamar ini dan juga orang ini..................tapi aku titip pesan sama orang ini sama kamu........."

"Bicara saja cepat nanti aku sampai kan kepada orang ini, nggak usah siksa dia nanti kamu saya hajar " kata Kakek. Dengan suara berat dan serak berbicaralah roh mbah broto itu "Bilang sama anak muda ini bahwa dia sudah ada perjanjian denganku..........yaitu Mbah Broto penunggu kuburan bayi yang ada di tengah hutan karet........aku tahu kalau anak ini kerja disini dari teman-teman di rumahnya yang bilang bahwa dia kerja disini dan ketika dia mandi di belakang balai desa tadi sore maka aku masuk keraganya, bilang sama dia untuk menemui Mbah Broto penunggu kuburan Bayi, dia ingatkan untuk membawa bunga tujuh warna dan rokok sukun merah 3 bungkus.........ingat jangan sampai lupa........"

Setelah beberapa kali hah...........huh akhirnya roh mbah broto keluar dari anak muda itu dan anak muda itu badannya mulai tidak kaku dan mulai melemah, dia mulai bingung karena ada orang banyak sekali di kamar dan  dia mulai bangun, setelah berangsur-angsur membaik maka Kakek mulai bertanya "Hai.........anak muda.........apa benar kamu pernah pergi ke kuburan anak bayi yang ada di tengah-tengah hutan karet". Dengan masih agak lemah anak muda itu menganggukan kepalanya dan mulai cerita "Kakek...saya memang lupa kalau hari ini harus nyekar ke kuburan bayi...makanya mbah broto marah....". "Tadi mbah broto titip pesan, kamu di suruh nyekar ke makan tengah kebun karet sana dengan kembang tujuh warna dan 3 bungkus rokok sukun merah.

Teman-teman jangan sampai kita semua tidak percaya Tuhan, pasti kita bisa di rasuki setan dan jangan pula menyembah hal-hal yang bebau mistik karena pasti kita akan diminta kembaliannya, kalau tidak pasti kita akan dirasukinya.

Cerita pocong :
http://cerita-hantu.com/pocong-berlumuran-darah/

Cemburu Buta

Cerita ini fiksi belaka kalau ada nama atau kehidupan yang sama dengan anda itu hanya kebetulan saja
Memang sih waktu duluuuuuuuu sekaliiiiiiiii, masih pacaran, bekas pacar aku yang sekarang sudah jadi istri tahu kalau aku di sukai banyak cewek he........Ya tentu aku itu orangnya : ganteng, rapi, wangi, tajir, romantis, suka ngasih uang, bermobil, pokoknya semua yang disuka cewek ada pada aku. Ha..........ha.........semua itu pasti salah, aku orangnya sederhana, apakah ganteng ? tidak, apakah jelek ? tidak, ya biasa sajalah, tapi kata orang kalau tertawa manis he..........Kalau badan memang atletis karena aku dari kecil suka olah raga, bulutangkis, basket, volley apalagi olah raga bola paling aku suka. Tinggi ya cukuplah 170 cm, rambut lurus, hidung tidak terlalu mancung, mata, pipi, telinga pokoknya lumayan tidak mengecewakan he.....
Istriku memang tahu kalau bekas pacarku itu cantik-cantik he.......dan dia mungkin yang paling jelek sendiri he.....ya begitulah pikiran laki-laki memang, kenapa pacar yang ini aku pilih jadi istri ? Ya karena hanya dia pacar yang berani memarahi aku, kenapa memarahi kok malah di jadikan istri ? ya karena aku tahu bahwa dia pacar yang paling jujur menilai aku, yaitu tentang kebaikan dan kekuranganku he...........so suit tenan iki. Ketika aku menikahi pacar aku ini, dalam hati aku sudah berjanji pada diri sendiri bahwa aku sudah mengakiri petualangan sewaktu aku bujang dan akan setia pada istriku dan anak-anakku he........bohong.
Ketika baru nikah kira-kira 4 tahun, suatu siang kira-kira jam 10.00 wib, waktu itu aku baru menuju ke tempat biasa main futsal dengan teman-teman, tepat di sebelah lapangan futsal HP berdering langsung aku angkat "Halo..........siapa ya..........." dari seberang terdengar suara cewek "Halo...............masak sudah nggak ingat lagi sama suaraku...........", aku bicara lagi "Eh...........bener........aku sudah nggak ingat siapa ya........." dari seberang berbicara "Dulu yang pernah daftar kuliah kamu antar sampai ke rumah sakit..................". Aku langsung ingat dan berkata lagi "Oh...............kok tahu nomor HP aku ?" terus dari seberang cerita "He...........ceritanya panjang.........aku itu mimpi tentang kamu...terus saya ingat waktu dulu aku pernah kamu ajak main ke rumah paman kamu........lalu aku ingat-ingat namanya.....setelah ketemu aku cari namanya di buku helopage, ketemu deh.............dan Bulik kamu kasih nomor HP ini..........."
Awalnya aku menanggapinya dengan biasa karena dia memang mantan dan aku tidak pernah sama sekali punya pikiran aneh-aneh sama dia dan sejak saat itu dia sering menghubungi aku dan juga sms. Tapi lama-lama smsnya nyeremper-nyerempet masalah itu deh he........"Sayang sudah makan siang belum , nanti kalau lupa bisa sakit maag lho..........", aku juga balas sms dengan biasa "Ya.........ini juga baru makan siang". Oh ya hampir lupa nama mantan Aku ini adalah Septina, anak tinggi semampai dengan rambut lurus, badan putih bersih tetapi kalau wajah agak biasa, pokoknya tidak jelek banget deh........tapi kalau body ok banget. Eh........suatu hari dia sms gini "Sayang aku ini sudah di deket tempat kerja kamu, mau nggak kita makan bareng, aku traktir.....". Aku menghiyakan saja ajakannya dan di salah satu rumah makan di dekat tempat kerja kami berdua bercengkerama makan berdua.
Kelihatan Septina sangat bahagia sekali waktu itu dan selalu cerita dan ketawa lepas, ketika kamu bertemu, ada sedikit kenangan yang terlintas di benakku ketika bertemu mantan pacar aku ini. Kita berdua keluar dari rumah makan dan berpisah untuk bekerja kembali, mulai saat itu Septina menjadi-jadi dan suatu hari dia ngebel "Halo.............An.........aku dan anak-anak mau renang nih.......suamiku di luar kota, mau ya temenin ya.........soalnya di rumah tak ada yang bisa nyetir nih...........", aku gelagepan dibuatnya "Ehm.........sory Septina aku baru di luar kota sama Istri dan anak aku........". Malamnya aku langsung cerita Istri karena aku mulai merasa ada yang mulai salah eh.....bukannya istri aku bantu malah marah-marah "Dasar lelaki bodoh.................semua perempuan kalau ada maunya pasti mimpi inilah..........itulah tentang bekas pacarnya.........ujung-ujungnya ya gitu..............". Aku cuma diam saja dan tidak menanggapi ocehan istriku kalau sampai aku berbicara sedikit aja eh.........bisa-bisa sampai satu hari full pasti ngomel terus.
"Awas.........kalau kamu sampai membalas sms dan telpon oh.............bisa-bisa burung kamu habis aku cincang-cincang buat makan si manis.....". Dan apa yang aku kwatirkan terjadi beneran, suatu hari karena harus ngantar anak cek darah ke rumah sakit, aku jadi ijin untuk tidak kerja, pas baru nunggu panggilan dokter eh........HP berdering...........Istri langsung lihat ke arahku dan menyahut HP yang baru mau aku angkat dan Istriku lama diam terlihat mendengarkan suara dari seberang dan mulai berbicara "Maaf Ya........ini istrinya kalau kegatelan jangan deketika suami orang.....diluar saya kira masih banyak.....bapak-bapak atau om.....om hidung belang" langsung istriku menutup telpon. "Makanya nggak usah aneh-aneh sama mantan ganjen.............ya itu jadinya, perempuan kalau di beri hati sedikit pasti semakin menjadi-jadi tau..........". Aku cuma menganggukkan kepala sambil menerima HP yang di serahkan padaku dengan agak kasar.
Suatu hari ketika aku lagi kerja eh..........telepon berdering setelah aku lihat nomornya ternyata bukan dari Septina, aku jadi nggak dag dig dug di buatnya dan aku angkat "Halo.............................siapa ya", dari seberang terdengar suara "Halo..........ini aku, aku ganti nomor biar istri kamu nggak tahu.......please jangan matikan hp kamu................aku hanya ingin minta permintaan terakhir sama kamu.........aku saat ini sedang nungguin anak aku yang nomor 3 sakit, aku ingin kamu berdoa untuk kesembuhan dia dan aku minta maaf kalau selama ini mengganggu keharmonisan keluarga kamu........maafkan aku ya..........". Aku sedikit ikut trenyuh mendengar cerita mantan aku (biasa laki-laki kelemahannya memang seperti itu he..............) kalau di bohongi perempuan itu pura-pura bego he...............
Eh namanya lagi dapat durian runtuh memang tidak kemana kira-kira 2 tahun berlalu, suatu malam ketika baru nonton acara televisi telepon HP berdering. Lalu aku ambil dan mengangkatnya sambil berjalan ke teras rumah "Halo..........siapa ya.........." dari seberang terdengar suara "Masak lupa suaraku Mas..............di ingat-ingat dulu..............teman sangat lama mungkin tidak jumpa sudah 7 tahun yang lalu", "Siapa ya...........aku bener-bener tidak kenal suaranya.........siapa ya.............", terus dari seberang berbicara "Aku cerita sedikit ya.........yang kerja di bagian kesehatan.............he..........he.........", Aku langsung menjawab "Eh...........udah tahu aku..........ada apa malam-malam kok ngebel, njanur gunung..............", dari seberang menyahut "Ini lho..............mas.......ada cewek di belakang ingin ngobrol sama kamu, katanya sih kangen berat..................he..........". "Bilang sama dia...........kenapa nikah sama yang lain.......kalau memang kangen sama aku" jawab aku, Dari seberang menjawab "Katanya..........waktu itu dia sudah terlanjur tukar cincin dengan yang lain...........dan kamu masih kuliah................dan dia sudah tak tahan he................."
Dari seberang terdengar suara "Halo...........gimana mas kabarnya.............ingat suaraku.................", "Kalau suara kamu itu khas jadi aku nggak bakal lupa walau seribu tahun kita berpisah................" jawab aku, dari seberang dia menjawab "Ih........puitis banget, dulu saja nggak pernah puitis sama sekali, langsung nubruk aja he..............", "Emangnya kucing nubruk tikus ?, anak kamu sudah berapa sekarang Richa?" tanya aku, dari seberang Richa menyahut "Kok perhatian banget sama anak-anakku ? emangnya kamu bapaknya...............nggak nggak mas cuma bercanda lho..........nanti dimasukin hati", "Nggak Rischa dari dulu aku sudah hafal kamu.....................kamu itu sukannya bercanda dan bikin aku ngekek terus he......................" jawab aku. Rischa itu ceweknya hitam manis..........kalau boleh aku bilang maniiiiiiiiiiiis banget dengan hidung yang mancung dan mata yang indah, tapi memang sayang saat itu dia sudah tukar cincing dengan seorang cowok jadi cinta kami kandas, lagian waktu itu aku masih dalam proses kuliah sehingga kalau di paksakan bisa berabe masa depan kami berdua. Terus terang aku juga suka sama dia, jadi kenangan demi kenangan sewaktu dulu sempat terangkat di permukaan pemikiranku. "Nggak usah kuatir mas..........aku tahu diri, nggak bakal mengganggu keluargamu dan hanya ngebel kalau aku sedang galau dan ingat kamu.............akupun sibuk kerja seperti kamu...........dah malam i love you" kata suara dari seberang.
Rasanya hati ini mak nyeeeeeeeeeees dan tersenyum sendiri , seperti kala remaja sedang jatuh cinta he.............ketika masuk ke dalam rumah anak dan istriku bertanya "Siapa yang telpon kok lama banget.................dari Septina ya ?", "Ih.........sudah nggak telpon lagi mah.............sudah kapok kamu marahi............." sahut aku. Dan ketika kami berdua sudah masuk kamar dan mulai menjatuhkan badan di kasur dan mulai ngobrol aku mulai cerita dan istriku cuma berbicara "Yang penting kamu tidak macam-macam..............sudah aku bilangin kalau macam-macam burung kamu aku cacah-cacah dan aku berikan si manis". Setelah beberapa tahun berlalu aku pas ada acara tour dengan teman kerja 2 hari ke luar kota. Mau berangkat istri sudah menyiapkan segala keperluanku sampai sesuatu yang tidak aku pikir dia pasti menyediakan. Ketika mau berangkat istri sudah manti-manti "Papa boleh jalan-jalan kemana saja dan menginap tapi nggak usah macam-macam ya..............." aku cuma menganggukkan kepala lalu menjulurkan tangan untuk dicium istri dan mulai berangkat ke tempat kerja karena kita berangkat dari kantor. Eh baru bus mulai berangkat meninggalkan kantor istri adik aku sms "Mas..........apa mas Rossi ikut pergi wisata ke luar kota...............", aku membalas istri adik aku "Ya...........dia ikut tour". Adik aku memang satu perusahaan dengan aku tetapi dia beda kantor, dalam batin aku berpikir apa memang semua cewek seperti ini ya..........cemburunya besar banget, apa nggak terbalik ya.............yang harus lebih cemburu itu bukannya cowok. 
Setelah berjalan 1 jam dan bus harus berhenti di pom bensin karenteman-teman banyak yang ingin buang air kecil, maka beberapa teman agak menjauh dari pom bensin untuk merokok dan disitu ada Rossi adik aku, ketika lihat aku dia mendekatiku sambil tersenyum dan melihatkan sms dari istriku, akupun tersenyum ternyata istri kami semua ngecek apakah suaminya benar-benar pergi tour dengan teman-temannya kantor apa tidak he...............geli sendiri. Ketika hari kedua aku agak malu ketika tahu bahwa istriku sms teman kerja, teman kerja aku ini cewek tapi istri sangat akrab, Di smsnya berbunyi "Ibu...........busnya sampai mana ya sekarang, soalnya anak saya mau menghubungi Papanya tidak bisa karena dia mau tanya pesanannya sudah dibelikan atau belum". Eh........teman aku itu tidak ikut karena sakit, dia juga tidak akan tahu bus sudah sampai mana jadi temanku ini membalas sms "Maaf..........ibu saya tidak tahu karena saya dirumah sakit................". Istri saya langsung telepon aku "Pah................apa kamu dan adik kamu sudah bohong sama aku ya..........tadi aku sms teman kamu dan dia tidak tahu busnya sudah sampai mana ?". "Mah..........teman aku itu sakit pasti tidak tahu bus sampai mana...lagian dia tidak ada di dalam bus, sms atau telepon kepala kantor aku saja..." kata aku.
He................he..............Cemburu itu bagus kalau Cemburu Buta bikin pusing kepala dan juga malu pastinya.

Kembali Perawan Lagi

Cerita lucu Di suatu sore yang dingin karena memang hujan rintik-rintik di bulan Januari, tampak Janda yang sudah 3 kali meningkah menuju tempat konsultasi Dokter kelamin.

Dokter : "Selamat sore, apa bisa saya bantu ?"

Janda : "Keperawanan saya hilang Dok !"

Dokter : "Waduuh.......lha kok bisa hilang ibu...? coba di ingat-ingat dulu mungkin tertinggal di almari atau mobil, Lagi pula Ibu itu aneh kalau kehilangan mestinya lapor ke polsek terdekat"

Janda : "Dokter, ini serius ! saya seorang janda dan ingin perawan lagi, bagaimana ya Dok caranya ?"

Dokter tercengan melihat agak lama ke Janda itu, melihat penampilannya Janda ini pasti kaya raya, tapi yang aneh masak ingin kembali perawan ?

Dokter : "Mana mungkin Ibu, Ibu kan sudah Janda 3 kali !"

Janda : "Pokoknya saya ingin perawan lagi Dok !, bagaimanapun caranya, berapapun biayanya tidak peduli yang penting saya bisa kembali perawan lagi !"

Dokter : "Baiklah-baiklah Ibu, tapi Ibu harus melakukan operasi kecil karena harus memindahkan gendang telinga Ibu, menjadi selaput dara"

Janda : "Iya, oke.....oke saya mau !"

Akhirnya Dokter melakukan operasi mengembalikan virginitas, dengan jalan memindahkan gendang telinga, menggantikan keperawanan Janda itu. Kira-kira 2 jam kemudian operasi selesai.

Dokter : "Gimana puas tidak dengan hasilnya Ibu ?"

Janda : "Dok, berapa biaya yang harus saya bayar ?"

Dokter : "Dua puluh lima juta Bu !"

Janda : "Berapa Dok ?"

Dokter : "Dua puluh lima juta Bu !" (kata Dokter agak lebih keras)

Janda : "Berapa ??????!!!!!"

Dokter jadi bingung apa mungkin Janda ini sok dengar harga yang begitu mahal pikirnya.

Dokter : "Dua puluh lima juta, Cash !"

Janda : "Hah ?!", Berapa Dok ????!!!"

Dokter yang mulai curiga kemudian membuka rok Janda itu dan mulai berbisik pelan " Dua puluh lima juta, Ibu"

Janda : "O..............dua puluh juta. Bilang dari tadi kan bisa, nggak usah sungkan-sungkan Dok !"

Dokter : "#@%%%^^$#@@!" (Lah.........ini payah jadinya)

Cara Cek Saldo JHT (BPJS/JAMSOSTEK) Lewat SMS

Cara Cek Saldo Jaminan Hari Tua (JHT) baik BPJS Tenagakerja maupun Jamsostek sekarang ini bisa lemas sms, tapi sekarang ini yang bisa baru dari provider Indosat dan Telkomsel saja. Untuk provider yang lain belum bisa di lakukan pengecekan.

Untuk pengecekan JHT kirim saja sms ke nomor 2757, info mengenai sms terbaru ini, anda bisa jumpai di fantpage resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah-langkahnya cukup mudah :

1. Ketik : DAFTARSALDO#NAMA PESERTA#TGL LAHIR (DD-MM-YYYY)#NO. KARTU BPJS TK/JAMSOSTEK kirim ke nomor 2757

2. Tunggu balasan dari 2757

3. Setelah mendapat balasan dari nomor 2757, maka anda sudah bisa cek saldo JHT anda dengan cara ketik :

4. SALDO No. BPJS TK/JAMSOSTEK dan kirim sms ke 2757.

Mudah kan.....?? silahkan mencoba semoga bermanfaat untuk anda semua

Cerita Misteri - Anjing Jadi Jadian (Pesugihan)

Ketika dulu waktu kecil tatkala mau tidur saya selalu di beri cerita-cerita Kakek yang kadang-kadang ceritannya sangat menyeramkan, juga ada cerita tentang kebaikan, juga ada cerita tentang hewan atau setan jadi-jadian (pesugihan). Dulu walau masih kecil ketika Kakek cerita tentang hewan jadi-jadian saya terus terang sedikit nggak percaya karena memang belum pernah melihat sendiri.

Dan ketika mulai paham tentang sesuatu yaitu ketika smp, banyak teman-teman juga cerita tentang binatang-binatang pesugihan seperti, babi ngepet, ajing besar, ayam jadi-jadian dan masih banyak lagi dan semuanya itu pada hakekatnya cerita dari Kakek atau Nenek mereka semua. Yang membuat aku sedikit takut dan merinding seluruh bulu kuduk ketika Kakek cerita tentang Wewe Gombel, Kuntil Anak, Gendruwo, Sundel Bolong, karena Kakek benar-benar bisa persis menceritakan wajahnya yang menakutkan itu.

Waktu itu aku baru lulus perguruan tinggi dan masih belum kerja dan pastinya banyak teman-teman yang kadang-kadang main ke rumah dan juga ada yang menginap di rumah. Suatu hari ada teman aku yang main ke rumah sebut saja nama Wawan, kira-kira jam 10 malam Wawan aku ajak keluar rumah untuk duduk-duduk di depan Balai Desa karena memang rumah saya berada di belakang Balai Desa. Kami berdua cerita ke sana kemari sampai larut malam, malam itu suasananya benar-benar senyap walau dari seberang jalan agak jauh terdengar pengeras suara dari orang yang mantenan (resepsi nikahan) tapi suasananya benar-benar senyap dan dingin.

Karena Wawan dan saya cerita masa-masa sewaktu kecil yang mengelikan jadi kami berdua tidak terlalu menghiraukan suasana di sekitar kami, kami berdua kadang-kadang tertawa lepas ketika kami berdua bercerita kenakalan kami waktu mengambil mangga tetangga kami yang memang super galak, biasa zaman dulu kalau ada tetangga yang punya buah-buahan yang super galak pasti malamnya di kerjain dan kami juga cerita waktu mencari keong atau ikan pada malam hari pakai petromak dan di kejar yang punya sawah karena padi baru di tanam kita injak-injak dan lari dari sawah ke jalan raya yang cukup jauh he........he....benar-benar kenangan yang tak bisa kita lupakan.

Ketika kita bercengkerama itu Wawan duduk menghadap ke timur dan aku berdiri menghadap ke barat, ketika kami berdua diam sebentar, tiba-tiba.......aku jadi merinding sendiri.......terlihat olehku ada anjing hitam besar menyeberang jalan.....awalnya aku biasa saja tapi lama-lama aku heran dan ih........merinding di belakangnya anjing kecil kalau di tempat saya nama kikik banyak sekali berlari di belakangnya, dengan sepontan aku berseru sama temanku "Wan........wan.......lihat banyak sekali ajing kecil-kecil menyeberang jalan..........." Wawan langsung membalikkan badan dan kami berdua terbengong-bengong karena begitu banyaknya anjing yang menyeberang jalan.

Wawan bilang sama aku "Ayo........kita kejar.........anjing-anjing itu menuju kemana........." dengan sedikit ragu aku menganggukkan kepala, Wawan menambahi lagi "anjing ini pasti anjing-anjing jadi-jadian atau pesugihan" kami berdua mengikuti larinya anjing-anjing itu dan melewati samping-samping rumah yang gelap gulita membuat kami berdua merinding ketakutan. Tiba-tiba ajing yang hitam besar sebagai pemimpin berhenti, Wawan memberi kode pada saya untuk sembunyi di balik pohon, terlihat semua anjing-anjing kecil yang mengikuti berhenti semua. Kami perkirakan anjing-anjing kiki kecil mungkin ada 200 an anjing, jantung kami berdua berdetak kencang dan bulu kuduk kami merinding ketika anjing hitam yang besar pemimpinnya matanya menuju ke pohon tempat kami berdua sembunyi.

Saat itu nafas kami berdua seperti berhenti dan ketika anjing hitam besar, pemimpinnya mulai berjalan lagi, kami berdua merasa plong tapi bulu kuduk kami berdua masih berdiri karena antara penasaran dan takut jadi satu. Karena memang Wawan dan saya ingin tahu pergi kemana anjing-anjing jadian itu maka kami berdua terus mengikuti kemana anjing-anjing itu itu pergi. Setelah melewati kanan kiri sebelah rumah tetangga-tetangga saya, maka anjing hitam yang besar berhenti dan melihat ke sana kemari dan langsung masuk ke rumah salah satu tetangga saya yang cukup jauh dan anjing-anjing kecil mengikuti di belakangnya masuk ke dalam rumah. Wawan yang memang pemberani memberi kode aku, untuk semakin mendekat ke rumah yang punya anjing-anjing itu untuk mengintip ke dalam.

Saya memberi kode untuk menolak tapi dia pelan-pelan menuju ke samping rumah, karena aku takut ditinggal sendirian aku terpaksa mengikuti di belakangnya. Wawan berusaha mencari celah untuk bisa melihat ke dalam rumah dan ternyata dia mendapatkannya, sambil mengintip ke dalam tangan Wawan mengajak saya untuk melihat ke dalam rumah, dengan kaki gemetaran dan bulu kuduk merinding semua aku beranikan diri mendekat ke tempatnya berdiri untuk mengintip ke dalam rumah. Dengan gemetaran (moplok boso jowo) saya beranikan diri mengintip ke dalam rumah, saya dengan badan dan kaki yang terus bergetar semakin ketakutan ketika saya melihat dengan kepala sendiri anjing-anjing kecil satu persatu mengeluarkan daging yang ada di mulutnya ke dalam baskom (jawa). Dan di sebelah pojok kamar ada lilin di dalam nampan yang menyala, lama sekali kami melihat ke dalam rumah itu dengan rasa penasarn dan bandan gemetar karena ketakutan.

Dan kami berdua semakin gemetar nggak karuan ketika semua anjing-anjing sudah memutahkan daging yang ada di mulutnya selesai dan ketika anjing-anjing ini menghilang munculah yang punya rumah entah dari mana datangnya. Wawan memberi kode untuk segera meninggalkan rumah itu dan segera kami berjalan berdua dengan masih ketakutan untuk semakin menjauh dari rumah itu untuk pulang ke rumah. Dalam perjalanan Wawan bertanya sama aku "Orang itu sehari-hari kerjaan apa ", "Dia itu menyewakan berbagai keperluan resepsi manten seperti tratag, sound system, gelas, piring dan lain-lain dan juga jualan gule dan sate di pasar"cerita saya sama wawan. Wawan dan saya saling pandang dan terasa perut kami berdua terasa mual dan ingin muntah karena memang saya pernah mengajak Wawan untuk membeli sate di warung itu huek.............huek..............Wawan dan aku bersaut-sautan karena mau muntah.

Semoga anda tidak pernah dan jangan sampai mengalami peristiwa seperti saya karena anda semua pasti terkencing-kencing dengan badan gemetaran karena takut.

   

Cerita misteri - Gendruwo

Aku tinggal di desa yang masih banyak tumbuh tumbuhan yang besar besar seperti randu, mahoni, meh (trembesi), menurut Kakek tumbuhan itu sudah ada semenjak dia kecil, jadi situasinya masih agak gelap walaupu siang hari karena cahaya matahari nggak bisa langsung menuju tanah karena terhalang pohon yang daunnya tebal. Kalau misalkan pohon itu di tebang bisa untuk membuat kapal yang lumayan besar. Di tambah lagi di seberang jalan ada rumah sakit yang cukup besar peninggalan zaman Belanda yang sudah agak tak terawat membuat situasinya sangat menyeramkan.

Rumah sakit itu tempatnya pas banget di depan rumah, hanya di pisahkan oleh jalan raya dan bagian itu merupakan rumah dokter, bangunan itu masih asli buatan Belanda memang belum pernah di rubah bentuknya, tegelnya modelnya bagus dan sudah berwarna dengan ciri khas bangunan Belanda pasti pintu dan jendela yang sangat besar. Tembok-temboknya di sana sini sudah mengelupas dan banyak di tumbuhi pohon-pohon perdu dan semak di samping kiri dan kanan rumah itu membikin orang yang lewat pasti bulu kuduknya merinding hi.......hi.......saya cerita gini saja ketakutan memang menyeramkan.

Cerita Kakek dulu rumah itu merupakan rumah dinas dokter dan keluarga dokter itu punya beberapa pembantu yang mereka ambil dari tetangga kami yang rumahnya agak lebih masuk ke dalam. Suatu hari pembantu itu yang namanya Wati mengambil minyak tanah, karena memang waktu itu belum ada gas seperti sekarang ini. Lalu minyak itu di masukkan ke dalam kompor, karena Wati mau menanak nasi, kejadiannya kira-kira jam 4.30 sore hari, lalu seperti biasa kalau menyalakan kompor pasti mengambil dulu biting (lidi) yang di beri minyak lalu di nyalakan dengan korek jes (pentul bukan gas), lalu lidi itu akan di masukkan ke dalam untuk menyalakan uceng (sumbunya) dan tanpa di sangka Wati kompor itu sebentar kemudian langsung meledak keras door.................ternyata yang dia kira minyak tanah ternyata bensin.

Teman-teman pembantu Wati teriak-teriak histeris dan lari keluar dari dapur dan memanggil-manggil orang untuk minta tolong. Wati langsung di bawa keluar dan di larikan ke rumah sakit tapi sayang yawanya tidak tertolong lagi. Sejak saat itu masyarakat semakin takut untuk melewati rumah dokter itu dan lama sekali sudah tak pernah di tempati lagi. Tapi kira-kira semenjak aku umur 15 tahun rumah dinas dokter itu mulai di tempati lagi dan ternyata yang menempati adalah ayah teman aku sendiri. Awal-awalnya kalau mau main ke rumah temanku itu aku takut karena rumah itu memang terlihat menyeramkan tapi lama kelamaan karena di tempati keluarga teman aku berani main ke rumah itu.

Suatu sore ketika aku habis main bola di lapangan, pulangnya pasti aku lewat jalan pintas yang nantinya pasti lewat belakang rumah temanku itu, walau lewat kebun ketela tetap aku sering lewat jalan ini karena memang sangat dekat dari pada lewat jalan raya yang cukup jauh dan ketika sampai belakang rumah temanku tadi terdengar dari dalam kamar mandi orang baru menguyurkan air di tubuhnya pakai gayung jadi terdengar byar byur byar byur...........aku agak senang karena waktu sampai di sebelah rumah temanku tadi sudah jam 6.00 sore hari, jadi sudah cukup gelap. Aku panggil temanku Jo....................Jo.............karena kalau aku manggil temanku Paijo nama keakraban tapi tak ada jawaban dari dalam masih byar byur terus...........Mas..........Mas.....aku panggil bapak temanku tak ada jawaban...........hi........hi aku menulis ini saja bulu kuduk aku merinding semua.

Mbak.....................Mbak................aku panggil ibunya teman aku tetep nggak ada jawaban dan masih byar byur..............byar byur....................seperti suara orang yang mandi menguyur tubuhnya. Jo...........ora usah guyon (bercanda) Jo..........Paijo nggak ada jawaban dari dalam kamar mandi hi.............hi..........nulis gini saja seluruh bulu kuduk aku berdiri semua. Aku baru saja ingin lebih mendekat ke pintu kamar mandi itu........tetapi tiba-tiba lampu listrinya di matikan. Aku jadi tersenyum dan semakin yakin kalau yang ada di dalam kamar mandi pasti Paijo teman aku, maka bilang Jo...............Jo..............Paijo nggak usah bermain-main aku nggak takut.............lha emangnya bencong kaya kamu.............kata aku sambil mendekati pintu kamar mandinya.

Awas aku buka pintunya lho Jo.............lampu kamar mandi menyala lagi..........sebentar kemudian di matikan kembali, Aku jadi yakin kalau yang di dalam kamar mandi Paijo yang menggoda aku, Aku mulai memegang ganggang pintu kamar mandi dan membukanya................aku kaget banget dan seluruh tubuhku serasa tak ada tenaga dan tulang belulang dan hanya bisa berdiri tanpa bisa bergerak dan mau bilang tolong tak mampu karena aku melihat dengan mata kepala sendiri orang besar hitam dan semua tubuhnya di tumbuhi bulu hi........................hi.................aku menulis ini sampai bulu kuduk aku selalu berdiri karena ingat waktu itu...........beberapa menit dia kelihatan di depan aku setelah aku berhasil memalingkan wajah orang besar hitam dan berbulu itu menghilang.

Aku mulai berhasil lari sambil bilang tolo.....ng tolong..................tolong.............sambil jatuh bangun karena ketakutan, mungkinkarena dengar suara aku yang minta tolong keluarga teman aku pada keluar di sebelah rumahnya dan pada tanya aku...............ono opo ?.....ono opo ? (ada apa.................ada apa)....eneng wong gedi ireng ono wulune...........kandaku karo nafasku terengah engah (ada orang besar hitam dan badannya di tumbuhi bulu semua). Ah kamu itu aneh-aneh saja...........makanya kalau pulang dari latihan bola nggak usah malam-malam makanya seperti itu celoteh Ayah teman aku.

Sampai rumah seluruh keluarga aku melihat aku semua karena wajahku masih memperlihatkan ketakutan, lalu Kakek tanya kepadaku "eneng opo cucuku.............kok kowe ketok wedi banget...?" (Ada apa cucuku.....kamu kelihatan sangat ketakutan). "Kakek.........tadi aku lewat di sebelah rumah dinas dokter itu yang sekarang di tempati keluarga teman aku....pas aku lewat di depan kamar mandi terdengar suara orang mandi, karena aku kira teman aku atau keluarganya aku salam dari luar.........tetapi malah main-main dengan lampunya ....pasti aku kita teman aku..............eh setelah pintu aku buka ternyata hi....................hi.......ada orang besar hitam dengan bulu-bulu di sekujur tubuhnya...............hi...............hi...........takut"

"Cucuku.............kalau sudah mahrib nggak usah lewat tempat-tempat yang gelap dan jarang dilalui oleh manusia, karena tempat itu masih banyak di huni makluk halus. Tadi yang kamu lihat itu GENDRUWO, makluk halus ini memang sering menggoda manusia..........kadang-kadang juga memperlihatkan dirinya dengan menjatuhkan pohon bambu sampai ke tanah kalau orang mau lewat wilayahnya apalagi malam hari....ciri khas tempat kalau ada Gendruwo itu...........pasti selalu ada bau ketela rebus yang sangat menyengat atau masakan yang sangat harum walau di tengah-tengah sawah, halaman belakang orang atau tengah hutan............." kata Kakek.

"Hi.....................hi...............makanya tadi sebelum sampai rumah temanku dan masih di belakang rumahnya bau ketela rebus yang sangat harum terasa menyengat di hidungku............." bantin aku dalam hati. Dan mulai hari itu aku nggak pernah lewat lagi di samping rumah teman aku, karena aku benar-benar takut dan terkencing-kencing di goda gendruwo hi......................hi...............menakutkan benar.

Paling Disuka

Translate