IFORMASI A1

SEMBAKOHarga per Kg
Telor Ayam Horn17.500 - 18.500
Beras Strobery10.250 - 10.500
Gula Pasir Baru12.500 - 13.000
Gula Pasir Mantu11.500 - 12.000


JUDUL CERITARangking
Kawin Paksa : Malu Tapi Mau
Cerita Cinta : Malu Tapi Mau
Cerita Malam Pertama
Cerita Lucu Brewokan


KICAU MANIARangking
Download CD Master


Home » , , » Cerita Hantu - Kerasukan Roh Mbah Broto Penunggu Kuburan Bayi

Cerita Hantu - Kerasukan Roh Mbah Broto Penunggu Kuburan Bayi

Dari kecil aku dididik oleh keluarga menjadi anak yang selalu rajin beribadah dan soleh, sehingga setiap malam kalau mau bobok tak lupa untuk berdoa biar tidak mimpi yang menakutkan. Ketika beribadah pemuka agama selalu bilang kalau kamu selalu berdoa dan percaya bahwa Tuhan itu ada maka semua dunia kegelapan tidak akan bisa mengganggu kamu.

Maka sejak dari kecil aku percaya tak mungkin orang yang sangat percaya Tuhan dan selalu rajin berdoa akan di ganggu alam kegelapan. Dan di setiap cerita malam sebelum tidur Ibu selalu cerita kebenaran pasti akan mengalahkan yang jahat. Cerita-cerita ini menyebabkan pemikiran-pemikiran yang muncul selalu positif yaitu bahwa orang yang percaya akan Tuhan tak bakal di ganggu oleh alam kegelapan.

Kejadian cerita ini terjadi ketika aku umur 15 tahun, kala itu aku masih ingat aku duduk di kelas 2 smp, seperti biasa aku dan adik aku setiap pulang sekolah setelah tidur siang pasti langsung lari kelapangan untuk ikut latihan bola dan masa-masa itu sangat menyenangkan karena, masih banyak anak yang suka bermain bola di lapangan yang sangat luas sampai-sampai di desaku mempunyai 2 klub sepak bola yang sangat di segani desa lain sehingga setiap ada turnamen dua klub ini selalu berjumpa di final.

Hari itu aku pulang dari latihan bola cukup sore yaitu jam 6, sehingga situasinya sudah agak gelap, terbiasa kalau pulang pasti kita biasa lari dari lapangan sampai rumah sehingga cukup menguras tenaga kami dan ketika sampai rumah langsung mandi, ganti baju dan celana langsung menuju meja makan dan ambil piring sama sendok, nasi lauk pauk dan sayuran langsung nyam.................nyam tanpa berhenti karena memang sangat lapar karena tenaga kita habiskan di lapangan.

Eh.............baru enak-enaknya makan, Pak Dhe sebelah rumah berteriak-teriak "An..............An.........tolong panggilkan Kakek kamu yang sedang ada pertemuan di rumah Pak Ahmad di belakang sono..........cepat", aku ikut bingung dan meninggalkan makan yang masih ada seperempat, lalu tanya "Ada apa Dhe..........ada apa.............", "Itu tukang yang ngerjakan taman di depan rumah Pak Dhe ada satu yang kesurupan cepat cepat panggil Kakek............." kata Pak Dhe.Aku langsung berlari-lari kecil menuju tempat Pak Ahmad yang rumahnya berada di belakang rumah keluarga kami.

Rumah Pak Ahmad kira-kira berjarak 200 m dan saya harus belok sana belok sini baru sampai, sambil masih dengan nafas terengah-engah saya mengucapkan permisi, maka beberapa bapak-bapak yang mengadakan pertemuan di rumah Pak Ahmad semuanya menoleh ke arah aku. Pak Ahmad keluar dan tanya "Ada apa An kok terburu-buru gitu....ada sesuatu yang penting kelihatannya.........", "Ya........Pak, saya mau panggil Kakek.........di rumah Pak Dhe..........ada orang yang baru kesurupan.........." jawab aku.

Pak Ahmad langsung meninggalkan aku dan pergi kedalam sebentar kemudian keluar lagi dengan Kakek dan Kakek langsung tanya "Ada apa..........Kakek masih ada rapat kok di suruh pulang...", "Kek.....di rumah Pak Dhe.........ada orang yang baru kerasukan setan..........mengelepar kesana kemari tak ada yang bisa mengatasi........." jawab aku. Lalu Kakek pamitan sama Pak Ahmad dan segera berjalan agak cepat dan aku membuntuti di belakangnya.

Sampai di rumah Pak Dhe, Kakek bertanya "Orangnya berada di mana................", Pak Dhe menjawab "Itu ada di kamar depan dia meronta-ronta sambil menjatuhkan diri ke lantai terus dari atas balai jadi aku takut kalau terjadi apa-apa dengan orang itu Pak........". Maka Kakek berjalan menuju ke kamar yang di tunjuk Pak Dhe dan aku dan Pak Dhe mengikuti dari belakang. Sampai di dalam kamar aku benar-benar ketakutan melihat orang itu. Karena suara orang itu menjadi lain seperti kakek-kakek yang sudah sangat tua dan dengan tampilan mata yang memerah menghantamkan orang itu kesana kemari dan kadang-kadang menghatamkan kepala orang itu ketembok, membuat teman-temannya memegangi tubuhnya biar tidak mengenai barang yang tajam.

Aku lihat Kakek diam saja cukup lama sambil terus melihat orang yang kesurupan itu, benar-benar di kamar itu suasananya menegangkan dan menakutkan. Lalu orang itu mulai melihat ke arah Kakek sambil bertanya "Siapa kamu.............jangan ikut-ikut masalah saya dan orang ini...............", maka Kakek langsung menghardik "Saya tidak ikut-ikut masalah kamu..........tapi jangan berada disini karena ini adalah rumah anak saya.............". Dengan mata dan menyala-nyala orang itu terus menatap Kakek dan Kakek terus melihat dengan tajam ke arah orang itu. Dengan suara yang serak dan suara kakek orang itu mulai berbicara "Aku mau keluar dari kamar ini dan juga orang ini..................tapi aku titip pesan sama orang ini sama kamu........."

"Bicara saja cepat nanti aku sampai kan kepada orang ini, nggak usah siksa dia nanti kamu saya hajar " kata Kakek. Dengan suara berat dan serak berbicaralah roh mbah broto itu "Bilang sama anak muda ini bahwa dia sudah ada perjanjian denganku..........yaitu Mbah Broto penunggu kuburan bayi yang ada di tengah hutan karet........aku tahu kalau anak ini kerja disini dari teman-teman di rumahnya yang bilang bahwa dia kerja disini dan ketika dia mandi di belakang balai desa tadi sore maka aku masuk keraganya, bilang sama dia untuk menemui Mbah Broto penunggu kuburan Bayi, dia ingatkan untuk membawa bunga tujuh warna dan rokok sukun merah 3 bungkus.........ingat jangan sampai lupa........"

Setelah beberapa kali hah...........huh akhirnya roh mbah broto keluar dari anak muda itu dan anak muda itu badannya mulai tidak kaku dan mulai melemah, dia mulai bingung karena ada orang banyak sekali di kamar dan  dia mulai bangun, setelah berangsur-angsur membaik maka Kakek mulai bertanya "Hai.........anak muda.........apa benar kamu pernah pergi ke kuburan anak bayi yang ada di tengah-tengah hutan karet". Dengan masih agak lemah anak muda itu menganggukan kepalanya dan mulai cerita "Kakek...saya memang lupa kalau hari ini harus nyekar ke kuburan bayi...makanya mbah broto marah....". "Tadi mbah broto titip pesan, kamu di suruh nyekar ke makan tengah kebun karet sana dengan kembang tujuh warna dan 3 bungkus rokok sukun merah.

Teman-teman jangan sampai kita semua tidak percaya Tuhan, pasti kita bisa di rasuki setan dan jangan pula menyembah hal-hal yang bebau mistik karena pasti kita akan diminta kembaliannya, kalau tidak pasti kita akan dirasukinya.

Cerita pocong :
http://cerita-hantu.com/pocong-berlumuran-darah/

Paling Disuka

Translate