IFORMASI A1

SEMBAKOHarga per Kg
Telor Ayam Horn17.500 - 18.500
Beras Strobery10.250 - 10.500
Gula Pasir Baru12.500 - 13.000
Gula Pasir Mantu11.500 - 12.000


JUDUL CERITARangking
Kawin Paksa : Malu Tapi Mau
Cerita Cinta : Malu Tapi Mau
Cerita Malam Pertama
Cerita Lucu Brewokan


KICAU MANIARangking
Download CD Master


Home » » Cerita paling romantis Sang Mantan Pacar

Cerita paling romantis Sang Mantan Pacar

"Halo cewek..............cantik deh kamu..............", lha itulah awal-awal aku selalu mengoda gadis yang selalu masuk terlambat dengan satu teman ceweknya yang setia menemaninya, sudah biasa namanya cowok pasti selalu duduk-duduk di lobi kalau ada cewek agak melek sedikit pasti digoda. Aku akui memang cewek itu masuk dalam type cewek pilihan di dalam hatiku karena hampir semua yang dia punya pas dihatiku he..............asik.

Dia punya tinggi yang pas banget buatku yaitu kira-kira 167 cm dan kaki-kaki panjangnya yang menawan kelihatan sekali indah tatkala dia sewaktu memakai jean sedikit ketat, badannya tidak terlalu kurus dan
tidak gemuk dengan kulit bersih tidak terlalu putih dengan wajah oreintal yang pas banget, mata indah dengan lentik bulu-bulu mata, bibir sexy dengan tampilan hidung yang tidak terlalu mancung dan yang paling
aku suka rambutnya yang sedikit panjang sebahu dan mengombak tapi tidak keriting, pokoknya pas banget dengan type yang ada di dalam relung hatiku yang paling dalam.

Suatu hari ketika aku sedang dilobi dengan salah satu teman, eh pas banget dia lewat dan ternyata duduk didepanku karena menunggu beberapa mahasiswa yang akan membayar administrasi, aku perhatikan dia dengan tajam karena memang aku suka dengan dia. Eh memang namanya sehati tak beberapa lama aku memandanginya wajahnya mulai diangkat dan tepat mengarah ke arahku, aku agak kaget dan diapun terlihat juga kaget, dan kita berdua agak beberapa saat saling berpandangan, aku mulai bisa menguasai keadaan dan mulai berusaha tersenyum manis kepada cewek itu ternyata dia juga tersenyum malu-malu memberi tanda padaku salam perkenalan dengan gestur wajah dan tubuhnya.

Ketika dia selesai membayar di admin dan mulai berjalan masuk menuju ke dalam kampus, aku dengan jantung yang sedikit bergetar memberanikan diri untuk menemaninya dan aku mulai menyapanya "Hai...............lho kok sendirian mana temen kamu ?", dia melihat kearahku sambil tersenyum dan
berjalan di sampingku dan mulai bicara "Oh...........si Christina.............dia baru sakit katanya sih..............". Aku cepat mengambil inisiatif untuk mengajak ngobrol terus "Oh ternyata
teman kamu bernama Christina...............oh ya kenalkan nama aku JL" kataku sambil mengulurkan tangan kepada cewek itu, ternyata dia langsung menyambut uluran tangan aku dengan cepat sambil bilang "Nama aku ndeso banget jangan di ejek ya...........karena ini pemberian orang tua.............aku Siti...............ehm kok nama kamu JL pasti singkatan ya..........?"

"He..............ya..........." kata aku sambil tertawa dan berjalan disisi cewek itu, sehingga badan kami kadang-kadang berhimpitan karena menghindari teman-teman kuliah yang pada masih ngobrol di beranda ruangan. "Jl itu singkatan Jibril..." kata aku, dan Siti menimpali "Nama  yang bagus..............khan pemberian orang tua pasti ada maksudnya kan". Kami akhirnya berpisah karena memang jurusan dan fakultas kami berbeda sehingga kita harus menuju ke kelas kita sendiri-sendiri. Tapi sejak saat pertemuan itu, aku akui aku selalu senyum-senyum sendiri dan sangat ceria, kalau biasanya di dalam kamar mandi tak beryanyi, kali ini  mulai bernyanyi nyaring walau dengan suara fals he........mungkin sedang jatuh cinta kali ya

Ketika aku habis mandi dan mau berangkat kuliah, aku sedikit lupa apa ya yang belum terbawa, buku sudah........helm sudah....kontak sudah...........eh ternyata HP belum aku bawa dan ketika aku ambil HP
dikamar ternyata setelah aku lihat ada sms masuk, karena hanya mucul nomornya saja aku jadi penasaran untuk membukanya "Eh JL....aku tunggu-tunggu kok belum muncul kagak masuk kuliah ya, atau baru sakit ya ?" bikin penasaran saja batin aku dalam hati, lalu aku balas dengan sopan "Maaf ini nomornya siapa ya ? aku lagi mau berangkat nih...", lalu aku menuju garasi untuk menghidupkan montor dan langsung cabut menuju kampus. Sampai kampus baru masuk ke lobi aku lihat Siti dan Christina sudah duduk-duduk disitu dan Siti ketika melihat aku tersenyum manis lalu menyapaku "Hai cowok...........kok baru datang"

Aku tersenyum manis langsung menuju tempat duduk mereka dan Siti memperkenalkan aku dengan temannya itu, "Oh ya, kenalkan ini temanku", aku langsung menyodorkan tangan ke arah temannya itu "Christina...........abang?", "Aku JL alias Jibril", aku mulai duduk disebelah Siti dan kami bertiga mulai ngobrol kesana kesini kesitu kemari, tiba-tiba Christina berucap "Hay JL.......mau tahu nggak...........sebenarnya...........boleh nggak Sit........aku omongin sama JL ?", Siti tersenyum tapi dengan wajah yang sedikit memerah membikin aku semakin jatuh hati padanya, lalu Siti menimpali "Terserah ah.................kamu memang bikin aku malu aja.........", "JL....kamu kemarin kenalan kan...sepulang kuliah Siti langsung menengok aku sakit.....eh dia cerita kalau dia kenalan sama cowok ganteng namanya JL dan dia terlihat berbunga-bunga gitu.......pokoknya kelihatan suka banget"

"Ih...........Chris apaan sih.......malu aku..............ada JL lagi............." sahut Siti, sambil berusaha menutup mulut Christina dengan kedua tangannya karena temannya itu masih berusaha cerita dengan aku. "Suka kan baik.............Siti seperti itu karena dia yakin kalau orang itu pasti lebih suka dari dia " sahut aku sambil mengedipkan mata ke arah Christina dan membuat Siti tak terlalu malu didepanku lagi."Eh..........yuk jalan dulu sudah waktunya masuk nih kuliahnya............." sahut Siti sambil mengajak kita berdua untuk
segera berdiri dan ternyata Christina tahu aja untuk segera jalan didepan kami berdua. "Ehm.......udah baca sms aku belum JL?" kata Siti,
"Oh...aku baru tahu kalau tadi sms kamu ya...........itu nomor kamu
pasti" sahut aku, Siti menganggukkan kepala sambil tersenyum manis,
membikin hatiku semakin berbunga-bunga.

Singkat cerita kami berdua resmi berpacaran dan benar-benar membuat kami
 berdua di mabuk cinta, hampir setiap hari kami bertemu dan kalau pulang
 kuliah pasti aku selalu mengantarkan Siti ke kost dan selalu bercanda
berdua sampai orang lain kalau melihat tingkah polah kita berdua jadi
bosan. Tapi namanya sedang jatuh cinta pasti dunia ini hanya milik kita
berdua dan yang lainnya dibuang ke mars saja he....dan aku selalu ingat
dia, ketika mau pulang dari kostnya bukan aku yang mencium keningnya
tetapi dia pasti yang mencium keningku dan tak pernah terlupakan
kata-katanya "Aku benar-benar jatuh hati sama kamu JL dan ternyata cinta
 aku tidak salah, kamu cowok yang sangat baik dan mencintai aku dengan
tulus, makanya aku tak malu-malu kalau aku menciumi kamu dan selalu
mendekap tubuhnu dengan cinta"

Tapi memang sayang beribu sayang cinta suci dua anak manusia harus
berpisah oleh karena berbedaan hakiki yang sebenarnya tidak dibuat oleh
Tuhan, tapi karena kepentingan orang didunia saja yang menyebabkan cinta
 suci yang saya yakin asalnya dari Tuhan harus terpisahkan. Kami berdua
sangat menyadari itu dan menerima karena memang itu suatu yang hakiki
dan menurut banyak orang benar. Tapi menurut aku sih salah, Cinta itu
tak bakal mengenal warna, bau, suara dan itulah Tuhan, kalau kita mau
tahu Tuhan ya mengenallah cinta dan jatuh cintalah kamu nanti kamu tahu
bahwa kamu tidak lagi berpikir tentang rasa, bau dan suara dan itulah
Tuhan. Kami sangat sepakat untuk tetap saling mencintai dan meyayangi
walau kami tidak pernah bersatu lagi.

Dan ketika kita mau resmi berpisah, Siti ingin bertemu sekali lagi untuk
 yang terakhir kalinya dan kami berdua menyepakati tempat yang paling
romantis yang pernah kita kunjungi dulu ketika masih pacaran. Kala itu
aku benar-benar minta maaf sama Siti karena ada rapat di tempat kerja
yang tak mungkin bisa pamit karena waktu itu aku sudah kerja dan Siti
harus menunggu beberapa jam untuk bisa kita bertemu. "Aku benar-benar
minta maaf ya sayang.....kamu harus menunggu lama banget" kata aku
sambil mengusap-usap kedua jemari tangan Siti yang terjulur diatas meja.
 "JL...aku tahu....kamu nggak bohong dan aku tahu kalau kita sebenarnya
masih saling cinta.........jadi kamu nggak usah minta maaf karena kamu
sekarang sudah kerja dan nggak mungkin aku memprotes hal itu.........."
sahut Siti.

Setelah kami pesan makan dan minum dan selesai menghabiskannya, Siti
minta aku mendekat ke sebelah tempat duduknya dan ia mulai merebahkan
kepalanya di pundakku dan mulai berguman "seandainya kita dilahirkan di
keyakinan yang sama, mungkin setiap hari aku selalu mencium dan memeluk
tubuh kamu JL, karena aku tahu cinta kamu itu sangat tulus dan suci yang
 aku rasa selama ini". Aku cuma bisa diam dan mendengarkan segala
keluhan Siti, "JL kamu harus mengingat terus sampai kamu dan aku mati
nantinya, ini merupakan pesan aku yang kamu harus lakukan kalau kamu
tidak mau kita akan berdosa selamanya, ini Larangan aku JL....kamu tidak
 boleh menghubungiku lewat apapun juga dan tak boleh berusaha mencariku
bahkan menemuiku ketika aku sudah mempunyai suami bahkan anak, karena
aku masih sangat cinta dan sayang sama kamu JL, Dan ketika aku pulang
dari tempat ini, harus aku duluan dan kamu nggak usah berusaha berlari
untuk mendapatkanku kembali karena hatiku akan semakin tersayat"

1 komentar:

Mas Boy said...

Ingin baca cerita lain yang lebih romantis dan seru klik disini Cerita Romantis

Post a Comment

Paling Disuka

Translate