IFORMASI A1

SEMBAKOHarga per Kg
Telor Ayam Horn17.500 - 18.500
Beras Strobery10.250 - 10.500
Gula Pasir Baru12.500 - 13.000
Gula Pasir Mantu11.500 - 12.000


JUDUL CERITARangking
Kawin Paksa : Malu Tapi Mau
Cerita Cinta : Malu Tapi Mau
Cerita Malam Pertama
Cerita Lucu Brewokan


KICAU MANIARangking
Download CD Master


Home » , , , , » Apakah Agama masih seperti arti sesungguhnya ?

Apakah Agama masih seperti arti sesungguhnya ?

Sekarang ini dalam hati banyak orang yang masih sangat taat dengan Tuhan, banyak bertanya-tanya apa benar agama membuat manusia semakin beradab dan baik ? karena menurut pengertiannya dari bahasa sangsekerta yang di pengaruhi Hinduisme dan Budhaisme, agama mengandung arti a = tidak dan gama = kacau. Jadi agama mengandung arti tidak kacau, dengan demikian agama mengandung pengertian sejenis aturan yang menghindarkan manusia dari kekacauan, serta menghantarkan manusia menuju ketertiban dan keteraturan.

Padahal yang kita rasakan dan saksikan sekarang ini, menurut penulis secara pribadi agama menyebabkan manusia ada sekat yang sangat ketara dan menyebabkan manusia yang berbeda agama mempunyai rasa saling kurang bisa menerima, walau sembagian dari manusia berkata tidak ah.......tapi dalam hati yang paling dalam kita harus jujur bahwa agama menyebabkan ada sekat yang sangat tajam walau itu tidak ketara. Penulis tidak penganut Hindu atau Budha tetapi menurut penulis, penganut Hindu dan Budha mempunyai toleran yang tinggi terhadap sesama bahkan binatang dan tumbuhan, mereka tidak akan melakukan sesuatu yang tidak masuk akal menurut masyarakat jika mereka tidak terlalu disakiti dan dirongrong kehidupan rohaninya.

Kalau penulis pelajari secara runut dari awal apa yang tertulis di Taurat, semua itu adalah sejarah awal terbentuk dunia yang di dalamnya ada aktor intelektual yaitu Adam dan Hawa yang pada akhirnya jatuh ke dalam dosa. Dilanjutan kemuakan Tuhan karena manusia ternyata punya mental yang bejat dan harus di musnahkan lewat air bah dan hanya menyelamatkan Nuh dan keluarganya. Habis itu di habisi lagi manusia oleh Tuhan karena memang moralnya lebih bejat dari binatang lewat Sodom dan Gomora dan akhirnya Tuhan memilih Abraham (Ibrahim) menjadi sosok yang percaya Tuhan dan di berkati, tetapi gara-gara Abraham (Ibrahim), negara di timur tengah dari dulu sampai sekarang bergolak terus lewat peperangan yaitu antara Israel (Yahudi) yang masih percaya dengan taurat dengan kental dan tidak percaya Yesus dengan Palestina (Hammas) yang memang mempunyai tanah sah tanah tersebut yang sampai sekarang di duduki Israel.

Kenapa sih bangsa Israel sampai segitunya ngotot menduduki tanah orang Palestina ?, kalau kita baca Taurat, kita akan tahu bahwa menurut Taurat, Abraham (Ibrahim) mendapatkan perintah langsung dari Tuhan lewat malaikatnya ketika bermain ke rumah Abraham (Ibrahim), dan Ia di perlihatkan bintang di langit dan Tuhan berfirman bahwa keturunannya akan seperti bintang di langit dan Abraham (Ibrahim) diperintahkan Tuhan untuk menuju tanah perjanjian dan tanah perjanjian itu ternyata milik bangsa Pilistin kala itu atau Palestina sekarang ini. Padahal Abraham (Ibrahim) adalah orang tuannya Iskak dan Ismail, menurut cerita di Taurat, Sarah selaku istri sah menyuruh Abraham (Ibrahim) menikahi Hagar karena mereka sudah sangat tua tidak mempunyai anak maka lahirlah Ismail, dan ternyata Tuhan mendengarkan doa Sarah walau sudah tua ternyata dia hamil, ketika malaikat Tuhan memberitahu kalau dia hamil, Sarah tertawa terbahak-bahak karena dia tidak percaya,  memang waktu itu sarah sudah berumur kira-kira 120 tahun dan ketika anaknya lahir di namakan Iskak (artinya tertawa).

Kalau kita cermati cerita Taurat ini dapat kita tarik suatu kesimpulan

1. Penyebab terjadinya perang antara Palestina dan Israel dari dulu sampai sekarang sebenarnya adalah Abraham (Ibrahim) yang mendapatkan perintah langsung dari Tuhan untuk menuju tanah perjanjian (apakah memang Allah mempunyai pandangan seperti itu ?) Padahal Abraham (Ibrahim) adalah Nabi yang dipercaya bangsa Israel dan Palestina !!

2. Ismail pasti lebih tua dari Iskak ( artinya tertawa) dan kedua anak ini mempunyai aliran darah yang sama yaitu dari Abraham (Ibrahim) dan katanya Ismail menjadi tonggak umat Muslim dunia dan Iskak menjadi tonggak munculnya Yahudi dan sekarang sebagian besar beralih ke Kristen yang lebih percaya Yesus (Injil), tapi kenapa umat Muslim dan Kristen harus berantem ?? mereka kan bersaudara !!

3. Kalau kita semua tidak fanatik yang berlebihan tentang isi Taurat atau yang lain dan hanya mengambil ajaran yang baik dari Allah dan tidak mau mengurusi sejarah kehidupan bangsa Israel dan Palestina yang sampai sekarang masih bertentangan penulis yakin dunia akan damai dan tak ada peperangan.

4. Penulis lihat sendiri dan perhatikan masih banyak sekali teman-teman bahkan saudara sendiri dari umat Kristiani yang masih memakan mentah isi Taurat dan mereka menjadi fanatik berlebihan tentang Israel atau Yahudi sebenarnya orang orang ini belum paham isi Injil yang sebenarnya dan orang orang ini sering memasang tentang sesuatu yang berlebihan di medsos.

5. Bagi penulis Allah tidak punya agama yang Allah senang ketika manusia sebagai mahkluk paling mulia mempunyai pikiran cinta Allah, cinta sesama manusia, binatang dan tumbuhan. Sederhana bukan ? bagi penulis pribadi, penulis di suruh menghilangkan Taurat, Injil maupun Yesus dari kehidupan tidak masalah asal penulis masih di beri kesempatan untuk mencintai Allah, mencintai sesama manusia, binatang maupun tumbuhan, karena inti semua ajaran adalah tentang kebaikan.

Desember 2016


 

0 komentar:

Post a Comment

Paling Disuka

Translate